• 295 Mantan Napi Teroris Belum Dideradikalisasi
    10 hours Ago

    295 Mantan Napi Teroris Belum Dideradikalisasi

  • Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum <i>Clean</i>
    10 hours Ago

    Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum Clean

  • Terduga Teroris di Sumbar Dilepas
    11 hours Ago

    Terduga Teroris di Sumbar Dilepas

  • Kewarganegaraan Jadi Kendala Pengusutan Kartel Peti Kemas
    16 hours Ago

    Kewarganegaraan Jadi Kendala Pengusutan Kartel Peti Kemas

  • 8 Orang Digelandang Polisi dalam OTT Dinkes Sumut
    1 day Ago

    8 Orang Digelandang Polisi dalam OTT Dinkes Sumut

  • Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Butir Ekstasi Digagalkan
    1 day Ago

    Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Butir Ekstasi Digagalkan

295 Mantan Napi Teroris Belum Dideradikalisasi
Headline

295 Mantan Napi Teroris Belum Dideradikalisasi

Dari sekitar 630 mantan terpidana teroris (napiter),baru 335 di antaranya yang sudah ikut program deradikalisasi.

Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum <i>Clean</i>
Headline

Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum Clean

Suhardi meminta Kemendagri ikut membantu mencari tahu keberadaan para mantan napiter yang belum mengikuti program deradikalisasi ini. 

Terduga Teroris di Sumbar Dilepas
Headline

Terduga Teroris di Sumbar Dilepas

FH hanya diketahui menjadi salah satu simpatisan ISIS dan tidak terhubung dengan jaringan teroris.

Kewarganegaraan Jadi Kendala Pengusutan Kartel Peti Kemas
Headline

Kewarganegaraan Jadi Kendala Pengusutan Kartel Peti Kemas

Sebelumnya, delapan perusahaan jasa pengangkutan peti kemas masuk dalam radar KPPU Batam.

8 Orang Digelandang Polisi dalam OTT Dinkes Sumut
Headline

8 Orang Digelandang Polisi dalam OTT Dinkes Sumut

OTT diduga berkaitan dengan kasus pungutan liar yang terjadi di Dinkes Sumatera Utara.

Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Butir Ekstasi Digagalkan
Headline

Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Butir Ekstasi Digagalkan

Selain 41 kilogram sabu, disita juga 44.000 butir pil ekstasi

Metro Connect
Video /
Trending Topics
BERITA TERBARU