Kuliner Samosir Mulai Disertifikasi

Surya Perkasa    •    Sabtu, 28 Jul 2018 14:37 WIB
pariwisata
Kuliner Samosir Mulai Disertifikasi
Rumah adat Ijon yang merupakan rumah adat suku Batak di kawasan wisata Tomok di Pulau Samosir kawasan Danau Toba, Sumatra Utara. MI/Rommy Pujianto

Medan: Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan akan mendampingi secara khusus pengusaha di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, untuk mendapatkan sertifikasi produk obat dan makanan.

"Samosir sebagai daerah pariwisata, perlu (sertifikasi). Sehingga, ada keyakinan bagi para wisatawan untuk membeli," kata Kepala Balai BBPOM Medan Yulius Sacramento Tarigan seperti yang dilansir dari Antara, Sabtu, 28 Juli 2018.

BBPOM Medan menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemkab Samosir dalam sertifikasi kuliner. Menurut Yulius pihaknya mengusulkan agar Pemkab Samosir untuk menentukan 3-10 jenis kuliner yang akan didampingi menjadi produk unggulan yang aman, bermutu dan bergizi.

Dengan demikian, produk unggulan yang telah mendapat sertifikasi itu akan dapat memasuki pasar modern hingga mendunia. Dia mengajak pengusaha hotel dan kuliner di Kabupaten Samosir untuk lebih bergiat dan berkreasi serta memikirkan produknya hingga ke tahap sertifikasi.

Pengawasan obat-obatan juga diperlukan untuk mengantisipasi para wisatawan mengonsumsi obat palsu yang beredar di pasaran.

Sekdakab Samosir Jabiat Sagala menilai kesepakatan itu berarti besar bago perkembangan pariwisata setempat.

Jabiat berharap pengusaha industri rumah tangga, dan restoran di Samosir meningkatkan kreasi dan lebih berinovasi dalam setiap produk makanan masing-masing.

"Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Samosir akan menentukan produk unggulan," katanya.


(SUR)