Jengkol Kian Langka di Medan

Farida Noris    •    Kamis, 27 Apr 2017 15:31 WIB
kenaikan harga
Jengkol Kian Langka di Medan
Foto: MTVN/Farida Noris

Metrotvnews.com, Medan: Jengkol semakin langka di Medan, Sumatera Utara. Meskipun bukan komoditas pangan utama, namun buah yang memiliki bau khas ini sangat disukai warga Medan.

"Mahal sekali harga jengkol, karena barangnya sedikit," kata Boru Sihombing, pedagang Pasar Padang Bulan, Medan, Kamis 27 April 2017.

Jengkol yang biasanya dijual Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram. Stok jengkol yang diterima pedagang juga berkurang.

"Biasanya saya ambil dari distributor 50 kilogram per hari. Tapi, sekarang hanya dapat 20 kilogram per hari. Susah sekali pasokannya. Bahkan, sekarang di tiap pasar tradisional, hanya satu atau dua pedagang aja yang menjual jengkol," terang Boru.

Senada, Inang Napitupulu juga merasakan berkurangnya pasokan jengkol. Pedagang di Pasar Pringgan, Medan, itu mengaku kesulitan mendapat jengkol sejak sepekan terakhir. Sehingga, harga jengkol jadi melangit.

"Sekarang saya jual jengkol Rp42 ribu per kilogram," urainya.

Meski harga jengkol naik tajam, peminat jengkol tak surut. Permintaan jengkol paling tinggi datang dari pedagang sate keliling dan pemilik rumah makan.

"Kalau dari kalangan rumah tangga memang menurun. Sekarang ini, yang membeli jengkol setiap hari hanya pedagang sate jengkol, pedagang mie pecal keliling, dan rumah makan. Kita maunya harga jengkol bisa normal lagi," harapnya.


(NIN)