Pengembangan dan Investasi Danau Toba Dikebut

Budi Warsito    •    Jumat, 06 Oct 2017 19:01 WIB
pariwisata
Pengembangan dan Investasi Danau Toba Dikebut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan usai rapat pembahasan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Danau Toba. Foto: MTVN/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Pengembangan kawasan Danau Toba di Kantor Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT), Jumat 6 Oktober 2017, dikebut. Beragam pembangunan dan investasi terintegrasi di kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwasata Danau Toba mulai dibahas secara intensif oleh pejabat terkait.

Salah satunya yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia dengan menguatkan peran Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan juga langsung sengaja datang untuk rapat bersama seluruh pemangku kebijakan.

Hadir dalam rapat tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi, Wakil Gubernur Sumut Brigjend TNI (Purn) Nurhajizah, Direktur Utama (Dirut) BOPDT Arie Prasetyo dan pejabat lain. Beragam hal lain dibahas.

"Saya datang kemari untuk rapat mengenai pengembangan Otoritas Danau Toba. Tidak hanya itu, tapi sekaligus investasi mengenai pelabuhan sini dan jalan terintegrasi," jelas Luhut kepada awak media, Jumat 6 Oktober 2017.

Pada akhir tahun 2017, administrasi untuk 605 hektare lahan resort selesai diurus. Lima investor segera membangun hotel dan convention center di Sibisa.

"Kemudian kita tambah dua kapal pesiar dalam rangka annual meeting. Sekarang tengah dikerjakan di galangan kapalnya di Balige. Kita harap semua bisa berjalan cepat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Luhut memaparkan, selain resort di Sibisa juga akan dibuat kebun bunga serta resort di daerah Humbang Hasundutan yang luasnya kira-kira 500 hektare.

"Jadi sekarang Pak Gubernur masih mengurus administrasinya. Pak Gubernur sedang kerja keras ini," tandasnya.


(SUR)