Sumsel Kekurangan Stok Bawang Putih

Alwi Alim    •    Selasa, 30 May 2017 15:42 WIB
bawang
Sumsel Kekurangan Stok Bawang Putih
(Kepala Disdag Sumsel didampingi Kasubdit I Indagsi Polda Sumsel saat sidak di salah satu distributor bawang putih di Palembang -- MTVN/Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Dinas Perdagangan Sumatera Selatan beserta Kapolda Sumsel melalui Subdit I Industri Perdagangan dan Investasi Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan sidak di beberapa distributor bawang di Pasar 16 Ilir, Palembang. Sidak dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bawang.

Hasil sidak, ditemukan dua macam bawang putih, yaitu bawang putih asal Tiongkok dan bawang putih asal India. Bawang putih asal Tiongkok menjadi primadona di Palembang, namun saat ini stoknya kosong. Sedangkan, stok bawang putih asal India masih dinilai kurang.

"Kekosongan stok bawang putih asal Tiongkok disebabkan kurangnya jatah dari Kementrian Perdagangan. Padahal, kami telah beberapa kali mengajukan surat untuk penambahan stok," kata Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Agus Yudiantoro, Selasa 30 Mei 2017.

Sementara, stok bawang putih asal India di distributor hanya 30 ton. Dari jumlah tersebut, 5 ton untuk dijual di Lampung. Padahal, kebutuhan bawang putih di Palembang per harinya mencapai 35 ton.

"Artinya, stok bawang putih mengalami kekurangan. Karena itu, kami akan meminta kepada Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian untuk menambah stok di Sumsel," terang Agus.

Agus menjelaskan, bawang putih asal Tiongkok menjadi primadona karena kulitnya sedikit, sehingga mudah dikupas. Berbeda dengan bawang putih asal India yang memiliki kulit tebal, sehingga ruasnya kecil dan sulit dikupas.

Saat ini, lanjut Agus, yang dijual pedagang eceran di beberapa pasar tradisional adalah bawang putih asal India. Bawang putih tersebut dijual Rp18 ribu per kilogram. Untuk bawang putih asal Tiongkok dihargai Rp42 ribu per kilogram.

"Harga jual ini dari Distributor, sedangkan untuk pedagang eceran itu tergantung tempat dan lokasi. Jadi, silahkan masyarakat memilih dimana akan membelinya," ujarnya.


(NIN)