Gempa Pidie Jaya

Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Aceh tak Terganggu

Budi Warsito    •    Rabu, 07 Dec 2016 16:48 WIB
gempa bumi
Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Aceh tak Terganggu
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Amiruddin Abdullah)

Metrotvnews.com, Medan: Gempa bumi 6,5 skala Richter di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu, 7 Desember tidak mengganggu operasional Pertamina di wilayah tersebut. Seluruh fasilitas Pertamina tidak mengalami kerusakan, operasional berjalan normal.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Komunikasi Pertamina Area Sumbagut Fitri Erika. Di Aceh, kata dia, Pertamina memiliki lima Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan satu Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Yakni, TBBM Sabang, Lhokseumawe, Meulaboh, Krueng Raya, dan Simeulue serta DPPU Sultan Iskandar Muda.

"Tidak ditemukan kerusakan di seluruh fasilitas tersebut," ungkapnya dalam pernyataan tertulis yang diterima Metrotvnews.com di Medan, Sumut.

Dari hasil pendataan sementara PT Pertamina, sedikitnya ada tiga SPBU di Pidie Jaya yang terdampak gempa. Ketiga SPBU tersebut yakni SPBU 14.241.413, SPBU 14.241.469 dan SPBU 14.241.483.

Pihaknya akan memeriksa aspek keselamatan di tiga SPBU. "Pengecekan menyeluruh dilakukan untuk memastikan SPBU dalam keadaan baik saat dioperasikan," jelasnya.

Terkait pasokan BBM di wilayah Aceh dan sekitarnya, Fitri menyatakan, pasokan mencukupi. Stok premium sebanyak 6.447 kiloliter (kl) dan solar sebanyak 11.024 kiloliter.

Tak hanya BBM, untuk LPG juga tersedia dalam jumlah yang cukup dan pasokan akan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Pertamina menyiapkan satu mobil tangki mobile yang dilengkapi flowmeter untuk pelayanan BBM ke masyarakat sambil menunggu kelayakan operasional dari sisi keamanan untuk tiga SPBU yang berdampak gempa," tuturnya. 

Pelayanan BBM juga dapat dilakukan di dekat lokasi bencana, yaitu di SPBU 14.241.406 di Pidie dan SPBU 14.241.444 Bireuen.

"Hari ini Pertamina membuka posko bantuan untuk medis, pakaian dan makanan di sekitar lokasi bencana," tandasnya.

Pagi tadi, gempa berkekuatan 6,5 pada skala Richter (SR) terjadi pada koordinat 5,19 LU-96,36 BT atau 18 km timur laut Kabupaten Pidie Jaya. Sejumlah bangunan dan tiang listrik roboh. 

Dampak gempa bumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh. Kekuatan guncangan skala intensitas III.


(SAN)