30.000 Kuota PBI APBD Medan Belum Terisi

Farida Noris    •    Kamis, 21 Sep 2017 14:15 WIB
bpjs kesehatan
30.000 Kuota PBI APBD Medan Belum Terisi
Ilustrasi -- ANT/Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Medan: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Medan mencatat, ada 30.000 kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) Aggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Medan Sehat belum terisi. Masyarakat tidak mampu diharapkan menjadi peserta BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung APBD Medan Sehat.

"Kita terus mendorong agar kuota PBI APBD Medan Sehat ini terisi," kata Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Medan Suprianto Syahputra di Medan, Sumatera Utara, Kamis 21 September 2017.

Suprianto mengakui, banyak warga memanfaatkan surat rekomendasi Dinas Sosial Medan untuk menghindari aturan waktu tunggu 14 hari baru bisa aktif. Namun, lanjutnya, surat rekomendasi tersebut seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

"Seharusnya, peserta yang menggunakan surat rekomendasi Dinsos tersebut dapat menjadi peserta PBI APBD Medan Sehat. Ke depannya, surat rekomendasi Dinsos ini ditiadakan," jelas Suprianto.

Menurut Suprianto, keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) juga tergantung dari perilaku pesertanya. Seseorang yang hanya mendaftarkan dan membayar iuran JKN-KIS ketika sakit adalah contoh adverse selection.

"Jangan tunggu sakit baru daftar. Perilaku demikian dapat mengancam keberlangsungan program JKN," tegasnya.

BPJS Kesehatan, lanjut Suprianto, telah memperluas jaringan pendaftaran peserta guna memudahkan peserta. Sekarang, masyarakat tidak perlu antre ke Kantor BPJS Kesehatan.

"Pendaftaran peserta baru dapat melalui website www.bpjs-kesehatan.go.id, kantor kecamatan, kader JKN, drop box di kantor cabang, aplikasi mobile JKN, call center 1500400, Lippo Mall Group (Plaza Medan Fair, Palladium, Sun Plaza, Lippo Plaza, Binjai Super Mall), serta mobile customer service (mobil layanan pelanggan). Kita juga hadir di car free day serta stan di Pasar Sambu dan Pasar Petisah Medan," pungkas Suprianto.


(NIN)