Permintaan Kurma di Medan Melonjak Drastis

Farida Noris    •    Selasa, 06 Jun 2017 17:27 WIB
kurma
Permintaan Kurma di Medan Melonjak Drastis
Pedagang kurma menata dagangannya -- ANT/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Medan: Kurma banyak dipilih umat Islam untuk berbuka puasa karena baik bagi kesehatan. Akibatnya, permintaan kurma melonjak tajam selama Ramadan.

Zubaidi, pedagang kurma di Pasar Ikan Medan, mengaku menjual 10 kilogram kurma setiap harinya saat hari biasa. Ketika Ramadan, ia mampu menjual 200 kilogram untuk satu jenis kurma.

"Pesanan kurma datang dari berbagai daerah. Apalagi kurma yang saya jual berbeda dengan tempat lain. Kurma yang saya jual memang agak mahal seperti kurma madina fresh, azwa, copawi, ambari, dan sukari," kata Zubaidi di Medan, Sumatera Utara, Selasa 6 Juni 2017.

Menurut Zubaidi, banyak pedagang kurma bermunculan saat Ramdan. Mereka menawarkan kurma dengan harga rendah. Namun, hal tersebut tak berpengaruh terhadap dagangannya.

"Karena yang saya jual jenis kurma yang tidak dijual di mana-mana. Meski harganya agak mahal, tapi banyak yang beli. Harga kurma yang saya jual bervariasi, mulai Rp30 ribu per kilogram hingga Rp60 ribu per kilogram," bebernya.

Kamal, pedagang kurma musiman, mengaku memasarkan dagangannya dengan memanfaatkan media sosial. Dengan berjualan melalui media sosial, ia tak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa tempat.

"Berjualan juga lebih mudah dengan medsos. Pada tiga hari pertama puasa, sudah bisa menjual 400 kilogram. Saya ada jual kurma el hawa dari Mesir, ini teksturnya lebih lembut. Saya juga jual kurma el saad dari Emirat Arab," bebernya.
(NIN)