Kereta Perintis di Aceh Resmi Beroperasi, Tiket Hanya Rp1.000

Adhi M Daryono    •    Kamis, 03 Nov 2016 17:46 WIB
kereta api
Kereta Perintis di Aceh Resmi Beroperasi, Tiket Hanya Rp1.000
Sejumlah pekerja memperbaiki gerbong lokomotif menjelang peresmian Kereta Api (KA) Perintis Aceh di Stasiun Bungkah, Krueng Mane, Aceh Utara, Aceh, Senin (26/9/2016). Foto: Antara/Rahmad

Metrotvnews.com, Aceh: PT KAI bersama Kementerian Perhubungan secara resmi meluncurkan operasional KA Cut Meutia dengan rute Krueng Mane-Bungkah-Krueng Geukeuh, Aceh, dengan jarak tempuh 11,3 kilometer, Kamis 3 November 2016.

Pengoperasian KA tersebut diresmikan Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktort Jenderal Perkeretaapian Edi Nur Salam, yang juga dihadiri oleh Direktur Komersial PT KAI M. Kuncoro Wibowo, dan sejumlah direksi PT KAI lainnya.

KA Cut Meutia dengan jenis KRDI akan beroperasi 10 kali perjalanan sehari dari Stasiun Bungkah, 8 kali perjalanan dari Stasiun Krueng Mane, dan 8 kali perjalanan sehari dari Stasiun Krueng Geukueh.

Dalam sekali perjalanannya KA tersebut mampu mengangkut 192 penumpang dengan waktu tempuh 32 menit. Masyarakat yang ingin menggunakan layanan jasa angkutan KA Cut Meutia dapat membeli tiket di stasiun seharga Rp1.000. Besaran tarif tersebut diharapkan bisa dijangkau dan menarik minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

"KA Perintis Aceh ini dioperasikan untuk melayani masyarakat pada lintas Krueng Mane-Bungkah-Krueng Geukeuh sepanjang 11,3 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 Menit," kata Kuncoro dalam keterangan tertulisnya.

Sarana perkeretaapian yang digunakan untuk melayani lintas ini adalah 1 set KRDI (Kereta Rel Diesel Indonesia) yang terdiri atas 2 kereta dengan kapasitas 64 penumpang dengan tempat duduk dan 200 penumpang berdiri.

Prasarana perkeretaapian pada lintas ini memiliki lebar sepur (gauge) 1.435 mm berbeda dengan prasarana perkeretaapian yang ada di Pulau Jawa yang menggunakan lebar sepur (gauge) 1.067 mm.

"Dalam rangka persiapan KA Perintis, sejak 2012 hingga 2015 lalu Pemerintah telah membangun prasarana perkeretaapian sepanjang kurang lebih 13,6 kilometer pada lintas Krueng Mane-Kutablang, pendanaan pembangunan tersebut bersumber dari APBN. Kemudian pada 2016," kata Edi. 

Pemerintah juga sedang menyelesaikan pembangunan badan jalan pada lintas Kutablang-Bireun sepanjang 9,6 kilometer. Pembiayaan pada pekerjaan ini bersumber dari APBN 2016 sebesar Rp22 miliar.

Kontrak penugasan KA Perintis lintas Krueng Mane-Bungkah-Krueng Geukeuh ini, sebelumnya telah dilaksanakan pada 16 Agustus, di Medan, antara Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Utara, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Adapun nilai kontrak KA Perintis tersebut mencapai Rp13,3 Milyar yang bersumber dari APBN 2016. Kontrak angkutan KA perintis ini berlaku hingga 31 Desember 2016.

Pengoperasian KA Perintis lintas Krueng Mane-Bungkah-Krueng Geukeuh merupakan bagian dari program pemerintah (Kementerian Perhubungan) untuk membangun serta menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di Aceh, dengan menggunakan transportasi Kereta Api, sebagaimana yang diarahkan dalam Nawacita.


(UWA)