Longsor Limapuluh Kota, Pedagang Diminta Naikkan Harga Sewajarnya

   •    Minggu, 05 Mar 2017 11:29 WIB
bencana banjir
Longsor Limapuluh Kota, Pedagang Diminta Naikkan Harga Sewajarnya
Sejumlah warga berkumpul di ujung jalan yang longsor di Kecamatan Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/3/2017). (Ant/FB Anggoro)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota mengakibatkan jalan Sumatera Barat-Riau terputus. Pemprov Riau dan Bank Indonesia mewaspadai peningkatan inflasi akibat lonjakan harga bahan pangan yang didatangkan dari Provinsi Sumbar.

"Kenaikan harga barang pasti ada karena jalan yang longsor ini adalah jalur terdekat dari Sumbar ke Riau. Namun, saya minta agar pedagang menaikan harga sewajarnya sesuai penambahan ongkos transportasi. Jangan malah ambil kesempatan dari bencana ini," tegas Gubernur Riau Arsyadjuliandi (Andi) Rachman dikutip Antara di Pekanbaru, Minggu, 5 Maret 2017.

Gubernur Riau menyempatkan diri melihat kondisi salah satu titik longsor di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar akhir pekan lalu. Ia mengatakan Pemprov Riau telah membantu peralatan, logistik dan makanan untuk meringankan korban bencana itu dan berharap perbaikan jalan bisa secepatnya rampung.

Korban Tewas Longsor di Limapuluh Kota jadi 5 Orang


Jalan yang longsor merupakan jalur utama distribusi barang dan orang dari Sumbar ke Riau. Akibat longsor tersebut, arus lalu lintas dialihkan ke daerah Kiliran Jao Kabupaten Kuantan Singingi Riau, namun lebih jauh untuk mencapai Sumbar.

"Jangan sampai ada para spekulan menimbun maupun menaikan harga barang terlalu tinggi. Sewajarnya saja," kata Andi Rachman.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Siti Astiyah, mengatakan, dalam waktu dekat dipastikan akan ada kenaikan harga barang di Riau yang bergantung pada pasokan dari Sumbar, seperi sayur-sayuran dan cabai.

Meski begitu, hasil dari rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Riau menyatakan stok beras dari Bulog masih mencukupi hingga enam bulan ke depan, sehingga lonjakan harga beras seharusnya tidak terjadi.

Banjir dan longsor melanda Kabupaten Limapuluh Kota pada Jumat-Sabtu, 3-4 Maret 2017. Data BPBD setempat, ada 13 titik longsor dan 10 lokasi banjir.

Longsor juga menyeret delapan kendaraan di di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Lima orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu. 


(SAN)