Babel Ingin Punya Bank Daerah Sendiri

Rendy Ferdiansyah    •    Kamis, 06 Oct 2016 15:55 WIB
bank
Babel Ingin Punya Bank Daerah Sendiri
Foto ilustrasi. (Ant/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Pangkal Pinang: Sejak berpisah dari Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung belum memiliki bank daerah sendiri. Pemerintah setempat sedang menyiapkan pendirian bank dalam dua tahun ke depan.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung Rustam Effendi mengaku selayaknya tidak lagi tergantung dengan Bank Sumsel Babel.

"Sudah selayaknya provinsi kita ini memiliki bank daerah sendiri, makanya kita targetkan tahun 2018 selesai," kata Rustam usai rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap 6 Raperda di Gedung DPRD Provinsi Bangka Belitung, Kamis (6/10/2016).

Rustam menyebut soal pendanaan menjadikan Babel terkendala mendirikan bank. Menurutnya, diperlukan uang jaminan Rp6 triliun ke Bank Indonesia untuk mendirikan bank daerah. "Itu tidak mungkin, dari mana uangnya," ucap Rustam.

Sedangkan dengan cara akusisi, lanjutnya, Babel harus memberikan uang jaminan ke BI sebesar Rp1,5 tiliun. Ini juga dianggapnya tidak mungkin.

"Nah, yang paling memungkinkan kita mengalihkan Bank Syariah Babel menjadi bank umum, sebab jaminanya hanya Rp500 juta hingga Rp600 juta," tuturnya.

Dia bakal membicarakan rencana ini pada tujuh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya. "Mudah-mudahan tahun 2018 kita sudah ada bank sendiri," tuturnya.

Meski berencana punya bank daerah sendiri, pemprov dan DPRD Babel tengah menggodok raperda penyertaan modal ke Bank Sumsel Babel. Besarnya, Rp5 miliar.

Sampai saat ini, diakui Rustam, Pemprov Babel sudah menaruh Rp40 miliar penyertaan modal ke Bank Sumsel Babel. "Itu di luar (penyertaan dari) kabupaten kota di Provinsi Babel," pungkas Rustam.


(SAN)