Olahan Batok Kelapa Pesisir Selatan Tembus Pasar Global

Antara    •    Kamis, 13 Sep 2018 19:17 WIB
bumdes
Olahan Batok Kelapa Pesisir Selatan Tembus Pasar Global
Warga memproduksi arang tempurung. Antara/Syifa Yulinnas

Painan: Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Mutiara Mandiri, Nagari Sungai Tunu Barat, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengekspor olahan arang batok kelapa ke

"Kami bekerja sama dengan sebuah perusahaan di Pulau Jawa dalam Qatar dan beberapa negara Eropa," kata Direktur BUMNag Mutiara Mandiri, Riski Arif Farmansyah di Painan, Kamis, 13 September 2018.

Pihaknya rutin mengirim 20 ton arang batok kelapa per bulan. Pihaknya dan perusahaan rekanan sepakat meningkatkan jumlah pengiriman menjadi 40 ton setiap bulan per Oktober 2018.

BUMNag Mutiara Mandiri menjalin kerja sama dengan sejumlah pedagang buah kelapa asal daerah setempat.

"Pedagang tidak hanya berdomisili di Sungai Tunu Barat namun juga berasal dari nagari tetangga," sebutnya.

BUMNag Mutiara Mandiri juga menerima batok kelapa dari masyarakat. Tidak hanya dalam jumlah besar, mereka juga membeli dalam jumlah hitungan kilogram.

BUMNag Mutiara Mandiri membeli batok kelapa tergantung kualitas, sekitar Rp800 hingga Rp1.000 per kilogram.      

Setelah batok kelapa terkumpul dalam jumlah banyak barulah pihaknya memproses menjadi arang batok dan selanjutnya dikirim ke pabrik.

BUMNag Mutiara Mandiri masih terkendala beberapa hal untuk bisa mengekspor secara mandiri produknya. Mulai dari kendala modal, teknologi hingga tenaga terampil. Sejak 2017, BUMNag Mutiara Mandiri baru mendapat kucuran modal Rp135 juta.


(SUR)