Perusahaan Kapal Pesiar AS Incar Tenaga Kerja asal Indonesia

Hendri Kremer    •    Senin, 24 Oct 2016 18:50 WIB
tenaga kerja
Perusahaan Kapal Pesiar AS Incar Tenaga Kerja asal Indonesia
Sejumlah mahasiswa Batam Tourism Polytechnic yang direkrut untuk bekerja di kapal pesiar asal AS, MI - Hendri Kremer

Metrotvnews.com, Batam: Carnival Cruise Line (CCL) menargetkan ribuan pekerja dari Indonesia bergabung dengan perusahaan pelayaran asal Amerika Serikat itu. Lantaran itu, CCL menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk menyediakan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan CEO CTI Group Worldwide‎ Service Robert Upchurch, salah satu agen resmi penyalur tenaga kerja untuk CCL. Robert pun mendatangi Batam Tourism Polytechnic (BTP), Kota Batam, Kepulauan Riau.


(Logo kapal pesiar Carnival, dok istimewa)

Robert mengatakan CCL memiliki 168 kapal pesiar yang beroperasi di sejumlah negara. CCL membutuhkan 30 ribu pekerja.

"Untuk Indonesia kami merekrut‎ 800 orang mulai dari Batam, Bali, Yogyakarta, dan Jakarta. Sebagian besar mereka lulusan sekolah pariwisata yang berstandar internasional," kata Robert di BTP, Senin (24/10/2016).

Untuk mempermudah perekrutan, Robert bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Satu di antaranya Batam Tourism Polytechnic yang dinilai memiliki kriteria sesuai dengan kebutuhan CCL.


(Logo Batam Tourism Polytechnic, MI - Hendri Kremer)

Direktur BTP M Nur A Nasution mengatakan tengah menyiapkan sumber daya manusia untuk bekerja di kapal pesiar. Kerja sama dengan CTI Group World Service merupakan terobosan.

"Kami bekerjasama dengan CTI Group ‎World Service yang merupakan agen resmi untuk pencari tenaga kerja di sekitar 186 kapal pesiar di seluruh dunia," katanya.

Saat ini, lanjut Nur, program khusus yang disediakan oleh BTP yang langsung menempatkan lulusannya untuk dapat bekerja langsung dengan kapal pesiar yang dimiliki oleh carnival cruise line. Keahlian yang diberikan kepada siswa yang akan dipekerjakan itu antara lain kemampuan bahasa Inggris, dan keahlian yang sesuai dengan standar internasional.

Untuk saat ini, katanya, jumlah SDM yang lulus dari program khusus BTP sekitar 30 orang. Padahal, jumlah yang dibutuhkan kapal pesiar mencapai 30 ribu orang untuk mengisi berbagai posisi di kapal pesiar.

"Tentunya mereka akan bergaji dolar US. Gaji pokoknya saat ini US$550 dolar per bulan. Belum uang service, tips, dan lembur. Siswa yang ditempatkan itu bisa bergaji US$1.200 hingga US$1.500 per bulan," ujarnya.


(RRN)