BPOM Pangkalpinang Musnahkan 7 Truk Obat dan Makanan Ilegal

Rendy Ferdiansyah    •    Jumat, 08 Dec 2017 12:12 WIB
obat dan makanan ilegal
BPOM Pangkalpinang Musnahkan 7 Truk Obat dan Makanan Ilegal
BPOM Pangkalpinang memusnahkan obat dan makanan ilegal hasil penindakan tahun 2015-2017 -- MI/Rendy Ferdiansyah

Pangkalpinang: Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang memusnahkan tujuh truk obat dan makanan ilegal senilai Rp1,5 miliar. Produk yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan sepanjang 2015-2017.

Kepala BPOM Pangkalpinang Rossy Hertati mengatakan pihaknya menindak 429 macam (3.355 buah) produk obat, kosmetik, dan makanan ilegal pada 2015-2017. "Seluruh barang tersebut kita musnahkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam dengan cara dilindas dengan alat berat," kata dia di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Jumat, 8 Desember 2017.

Pada kesempatan tersebut, BPOM juga menjatuhkan sangsi pidana kepada para pelaku dengan ancaman paling tinggi 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar. Sanksi tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

"Kejahatan di bidang obat dan makanan ini merupakan kejahatan kemanusian, berisiko membahayakan kesehatan bagi masyarakat. Sangsi pun kita terapkan dengan ancaman hukuman paling tinggi 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar," ujarnya.

BPOM menghimbau kepada pelaku usaha untuk mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan usahanya. Selain itu, BPOM akan terus melakukan pengawasan untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang tidak memenuhi standar.


(NIN)