Polres Langkat Gagalkan Peredaran 5 Ribu Butir Ekstasi dan 2 Kg Sabu

Budi Warsito    •    Minggu, 27 Nov 2016 07:48 WIB
penyelundupan narkotika
Polres Langkat Gagalkan Peredaran 5 Ribu Butir Ekstasi dan 2 Kg Sabu
Ilustrasi penangkapan tersangka - Ant - M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Langkat: Upaya para sindikat narkoba untuk menyelundupkan barang haram ke wilayah Sumatera Utara kembali digagalkan. Sabtu, 26 November 2016, petugas Kepolisian dari Polres Langkat menggagalkan pengiriman 2 kilogram sabu dan 5 ribu butir ekstasi dari Aceh ke Kota Medan.

Dalam pengungkapan yang dilakukan kali ini, selain menyita barang bukti, polisi juga meringkus seorang kurir.

"Yang membawa narkoba itu bernama Karyadi Bachtiar, 29, warga Dusun Seurekui Desa Panton Masjid, Kecamatan Makmur, Bireuen, Aceh," ujar Kasat Reskrim Narkoba Polres Langkat AKP Supriyadi Yantoto, Sabtu (26/11/2016).

Barang haram tersebut dibawa dari Aceh ke Medan dengan menggunakan Bus Anugerah bernopol BL 7894 AA. Sebelum dilakukan penangkapan, petugas terlebih dahulu mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba dari Langsa ke Medan.

Penyelidikan pun dilakukan. Untuk menggagalkan penyelundupan itu, Polres Langkat pun menggelar operasi di depan pos Lantas Simpang Maut atau Kantor Bupati Stabat, Langkat.

"Di situ kita menghentikan Bus Anugerah  BL 7894 AA dan memeriksa para penumpangnya," jelas Supriyadi.

Saat dilakukan pemeriksaan di tas ransel hitam milik Karyadi yang duduk di bangku nomor 38. Ditemukan barang bukti sabu dan ekstasi, Karyadi pun tak bisa mengelak.

"Dari dalam tas kita menemukan 2 kilogram sabu dan sebungkus plastik bening berisi 5 ribu butir diduga pil ekstasi," ungkap Supriyadi.

Atas perbuatannya, pelaku langsung dibawa ke kantor polisi dan dijerat dengan Pasal 115 subs Pasal 114 subs Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.


(DEN)