Dua Kecamatan di Muara Enim Terendam

   •    Selasa, 15 Nov 2016 10:58 WIB
banjir
Dua Kecamatan di Muara Enim Terendam
Sejumlah warga menyelamatkan peralatan di Masjid At-Taqwa di Desa Talang Gabus, Tanjung Enim, Muara Enim, Sumsel, Senin (14/11/2016). (Ant/Pamzu Kaizendra)

Metrotvnews.com, Muara Enim: Sungai Enim di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, meluap akibat hujan lebat mengguyur sejak semalam. Akibatnya, air sungai melimpas dan merendam dua kecamatan.

"Jalan lintas tengah juga sempat terendam banjir, baru bisa dilintasi kendaraan 10 jam kemudian," kata Jhon, 32, warga Bumi Ayu, Muara Enim, dikutip Antara, Selasa (15/11/2016).

Menurut dia, wilayah paling parah terkena dampak banjir terpusat di Kecamatan Lawang Kidul. Khususnya di Desa Keban Agung, Gang Bangka Talang Gabus, Desa Tegalrejo, dan Desa Lingga.

Sejumlah warga mengevakuasi perabot rumah tangganya ke lokasi aman. Terjangan banjir setinggi lutut orang dewasa hingga tiga meter.

Warga dibantu tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim, petugas PT Bukit Asam dan PT Pama serta Polres Muara Enim mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

"Saya perintahkan kepala Dinas Sosial Muara Enim dan perusahaan yang ada untuk segera membuat tenda-tenda darurat penampungan sementara dan juga dapur umum," kata Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar yang datang ke lokasi banjir.

Kepala Dinas Sosial Muara Enim Teguh Jaya langsung mendata warga yang terkena dampak banjir di beberapa titik untuk segera dievakuasi.

Camat Lawang Kidul Rachmat Noviar menambahkan bahwa banjir tahun ini lebih besar di banding tahun sebelumnya.

"Kami persiapkan evakuasi dan pendataan warga di beberapa titik banjir di wilayah Desa Keban Agung, Gang Bangka Talang Gabus, Tegal Rejo dan yang terparah di wilayah Desa Lingga," katanya.

Diakuinya, banjir tahun ini mengingatkan pada banjir tahun 1982 dan 1987 di Tanjung Enim. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, masyarakat yang terkena banjir mengalami kerugian materi cukup banyak, katanya.


(SAN)