Tercium Rasuah di Perpustakaan Sumut

Farida Noris    •    Selasa, 08 Nov 2016 13:45 WIB
kasus korupsi
Tercium Rasuah di Perpustakaan Sumut
Ilustrasi perpustakaan. Foto:Metrotvnews.com/Gilang Akbar

Metrotvnews.com, Medan: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mengusut dugaan korupsi yang terjadi di Perpustakaan Sumatera Utara. Ada 20 saksi yang telah diperiksa termasuk Kepala Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Sumut, Hasangapan Tambunan.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Bobby Sandri, mengatakan penyidik mendalami sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perpustakaan Sumut antara lain dugaan korupsi pada pengembangan perpustakaan SD/MI di Sumut sebesar Rp3,6 miliar APBD 2014 Sumut.

Penyidik juga mendalami dugaan korupsi pengembangan perpustakaan pondok pesantren di Sumut Rp614 juta serta dugaan korupsi pengadaan buku keliling kabupaten/kota di Sumut sebesar Rp816 juta sebanyak 16 ribu eksemplar.

"Kasusnya sedang di tahap penyidikan," kata Bobby, Selasa (8/11/2016).

Dia menyebutkan tim penyidik Pidsus Kejati Sumut fokus mencari fakta-fakta hukum yang ada, apakah pada kegiatan tersebut ada yang dilanggar. Penyidik akan menetapkan tersangka jika ditemukan bukti yang cukup.

"Nantinya akan diketahui apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak. Kalau ada maka akan diproses lebih lanjut. Namun, apabila tidak maka penyidikan dihentikan," ujarnya.


(UWA)