Jembatan Barelang dan Dendang Melayu Pikat Investor

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 28 Feb 2018 10:35 WIB
investasi
Jembatan Barelang dan Dendang Melayu Pikat Investor
Jembatan Barelang Batam, Ant

Batam: Kawasan di sekitar Jembatan Barelang Kota Batam, Kepulauan Riau, akan dipercantik. Pengelola akan menata area parkir dan lapak pedagang kaki lima (PKL).

Jembatan Barelang merupakan salah satu tujuan wisata di Batam. Pengelolanya adalah Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan keunggulan jembatan berlokasi di daerah pantai. Bibir pantai tampak asri karena ditumbuhi ribuan mangrove.

Mantan Sesmenko Perekonomian ini mengatakan BP Batam akan menjadikan Jembatan Barelang jauh lebih tertata. Sehingga pengunjung dapat lebih nyaman.

Jembatan Barelang membentang sepanjang 385 meter. Jembatan menghubungkan kawasan Batam, Rempang, dan Galang.

Nama asli infrastruktur itu yaitu Jembatan Fisabilillah. Namun nama asli kalah tenar dibandingkan sebutan Jembatan Barelang di kalangan warga.

Jembatan Barelang merupakan Ikon Kota Batam. Bentangannya melintasi banyak pulau dan perairan.

Tak hanya itu, BP Batam juga akan menata kawasan Dendang Melayu. Kawasan tersebut merupakan taman yang berada di tengah kota.

Menurut Lukita, dua investor tertarik menaruh dananya di sektor pariwisata di Batam. Termasuk menjadikan Jembatan Barelang dan Dendang Melayu sebagai tujuan wisata unggulan.

"Tapi kKami belum dapat sampaikan lebih detil rencana investasi tersebut karena masih ada beberapa hal yang masih akan dibahas bersama investor tersebut," kata Lukita di Batam, Selasa, 27 Februari 2018

Batam masuk dalam peringkat tiga besar kunjungan pariwisata terbanyak di Indonesia. Peringkat satu adalah Jakarta, kedua Bali, dan peringkat tiga adalah Batam. 

Pada akhir 2017 lalu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sekitar 1,7 juta wisatawan. 


(RRN)