Bulog Sumbar Tambah Pasokan Beras untuk Kawal Harga

Alex Rajes    •    Selasa, 04 Sep 2018 15:02 WIB
pangan
Bulog Sumbar Tambah Pasokan Beras untuk Kawal Harga
Ilustrasi beras. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Padang: Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatera Barat menambah pasokan 500 ton beras jenis medium untuk tiga kota. Sebab, harga beras dikhawatirkan melonjak karena September menjadi musim paceklik di daerah Jawa

Tiga kota yang mendapat pasokan beras ini adalah Padang, Bukittinggi dan Solok. "Kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia," ujar Kepala Bulog Divre Sumbar Suharto Djabar pada Medcom.id, Selasa, 4 September 2018.

Beras di Kota Padang disalurkan ke Pasar Raya Padang, Pasar Siteba, Mitra Distributor, Pasar Lubuk Buaya, dan opelet Rumah Pangan Kita (RPK). Sedangkan untuk beras pasokan di Bukittinggi disalurkan ke Pasar Bawah dan Solok ke Pasar Modern Solok.

"Harga dari bulog Rp8. 600 per kilogram sementara harga jual di pasar tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET) Rp9.450. Artinya pedagang jual di bawah HET," tegas Suharto.

Bulog mempersiapkan tim pengawas di lapangan untuk mengawasi dan memantau harga. Bulog juga menerima laporan dari masyarakat jika ada yang menjual beras itu melebih HET.

Suharto menjamin ketersediaan beras hingga akhir tahun 2018. "Sepuluh bulan ke depan stok beras kita aman dangan harga yang stabil," ulas Suharto.


(SUR)