Kapal Tangkapan TNI AL di Perairan Anambas Kabur

Anwar Sadat Guna    •    Sabtu, 22 Apr 2017 18:29 WIB
kapal asing
Kapal Tangkapan TNI AL di Perairan Anambas Kabur
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Batam: Sebuah kapal berbendera Tiongkok, Chuang Ho, ditangkap Tim WFQR Lanal Tarempa, Kepulauan Riau pada Jumat, 21 April 2017, malam. Namun, kapal yang mengangkut besi dan tembaga campuran seberat 100 ton kabur.

Kapal dengan kapasitas 8.352 Gros Ton (GT) tersebut diduga kabur ke perairan Malaysia, beberapa jam setelah berhasil diamankan. Lantamal IV bersama Lanal Tarempa mengerahkan armada dan personel untuk mengejar kapal tersebut.

"Informasi yang kami dapatkan begitu (kapal kabur). Tetapi, kronologi lengkapnya kapal itu bisa kabur saya belum dapatkan secara detail," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut K.H. Josdy Damopoli, Sabtu, 22 April 2017.

Josdy mengungkapkan, kapal itu ditangkap WFQR Lanal Tarempa sekira 41 mil sebelah barat Pos TNI AL di Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Saat itu, nakhoda dan ABK kapal Chuang Ho 68 diamankan untuk dimintai keterangan.

"Karena kapal berada di tengah laut, maka harus ada yang menjaga kapal. Termasuk ada pihak kapal yang ikut berjaga di atas kapal," ujarnya.

Berselang beberapa jam setelah penangkapan, kapal sudah tak berada di tempatnya. Kapal asing itu kabur membawa seluruh barang bukti tangkapan Tim WFQR.

Anehnya, kapal itu kabur di saat seluruh ABK yang berjumlah 20 orang diamankan ke Pos TNI AL Di Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Natuna. Seluruh ABK berkewarganegraan Tiongkok.

"Kami masih mengupayakan berkoordinasi dengan Lanal Tarempa untuk menyelidiki kasus ini. Termasuk menelusuri pihak yang membawa kabur kapal tersebut," pungkas Josdy.


(NIN)