Petugas Dishub Solok Ditangkap Terkait Pungli

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 01 Feb 2018 18:29 WIB
pungli
Petugas Dishub Solok Ditangkap Terkait Pungli
Ilustrasi- Mecom.id/Muhammad Rizal

Solok: Dua petugas Dinas Perhubungan Pemkot Solok, J, 20 dan I, 50, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Kota Solok. Penangkapan J dan I lantaran keresahan laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar. 

"Kami dapat informasi dari masyarakat bahwa di Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Terminal Kota Solok terjadi dugaan pungli dengan modus memungut setoran retribusi mobil angkutan barang tanpa menyerahkan kertas bukti setoran," kata Kapolresta Solok AKBP Donny Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis 1 Februari 2018. 

Donny membeberkan, J dan I ditangkap di Pos TPR Terminal Kota Solok, pada Rabu 31 Januari 2018, kemarin, pukul 4.00 WIB. Dia menyebut, keduanya telah ditetapkan jadi tersangka. J adalah pegawai honorer, sementara I adalah pegawai negeri sipil (PNS).

"Hasil OTT yang diamankan antara lain uang tunai Rp3,6 juta, blanko setoran yang telah ditulis jumlah uang Rp2,7 juta dan 4 bundel sisa bukti pembayaran retribus terminal," bebernya. 

Dari penangkapan dua pegawai Dishub tersebut, pihaknya telah memeriksan 5 saksi yang merupakan pembayar retribusi. Kelima saksi itu, kata Donny, membenarkan telah membayar retribusi tapi tak mendapat bukti tanda setor pembayaran retribusi. 

"Rata-rata mereka mendapat penghasilan Rp1 juta sampai Rp1,5 juta setiap harinya. Uang tersebut dipakai untuk makan dan minum selama piket, selama sehari dan sisanya dibagi rata," ujar Donny.

Walhasil kedua tersangka dijerat dengan Pasal 8 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp750 juta.


(LDS)