Pangkalpinang Butuh Anggaran Rp400 M untuk Bebas Banjir

Rendy Ferdiansyah    •    Kamis, 26 Oct 2017 10:37 WIB
bencana banjir
Pangkalpinang Butuh Anggaran Rp400 M untuk Bebas Banjir
Ilustrasi banjir, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Pemerintah kota membutuhkan anggaran Rp400 miliar agar Pangkalpinang bebas banjir. Anggaran itu digunakan untuk menormalisasi sungai dan memperlancar saluran air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pangkalpinang Suparlan mengatakan mengalokasikan anggaran Rp71 miliar di APBD 2018. Pemkot juga mendapat bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp30 miliar dan dana Rp29 miliar dari BPBD.

"Memang anggaran sebesar itu, penanganan masalah banjir tak bisa maksimal. Tapi potensi banjir bisa diminimalisasi. Misalnya, tadinya air menggenang selama dua jam, bisa berkurang menjadi satu jam," kata Suparlan di Pangkalpinang, Kamis 26 Oktober 2017.

Menurut Suparlan, normalisasi sungai membutuhkan banyak anggaran. Sebab sedimentasi menumpuk di dasar sungai. Kondisi itu membuat sungai tak mampu menampung air hujan yang turun dengan deras. 

"Ditambah lagi air laut pasang membuat debit sungai meningkat," lanjut Suparlan.

Lantaran itu, DPU mengajukan bantuan anggaran Rp385 miliar ke Kementerian PU. DPU Pangkalpinang tengah menunggu jawaban dari kementeian.

Di 2017, Suparlan mengaku Pemkot menganggarkan Rp4,8 miliar untuk membeli dua ekskavator, truk, dan ponton. Pembelian alat-alat berat itu dalam proses lelalng. Alat-alat itu akan digunakan untuk menormalisasi sungai.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian meminta daerah resapan air tak ditimbun, seperti rawa-rawa. Penimbunan dapat mengakibatkan banjir karena air tak meresap.

"Masyarakat kita minta jangan egois, mentang-mentang ada rawa di timbun untuk pembangunan, padahal rawa ini daerah resapan air, sehingga dapat mengatasi banjir," kata Sopian.(Rendy Ferdiansyah/RF)


(RRN)