Tim WFQR Tangkap Kapal Penyelundup 90 Ton Beras

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 18 Sep 2016 11:46 WIB
penyelundupan
Tim WFQR Tangkap Kapal Penyelundup 90 Ton Beras
KM Mulya Abadi pengangkut 90 ton beras Singapura, ditangkap Tim WFQR saat melintasi Sungai Belian, Batam, Kepri. (Metrotvnews.com/Anwar Sadat)

Metrotvnews.com, Batam: Tim Wastern Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menangkap kapal motor Mulya Abadi yang mengangkut 90 ton beras asal Singapura, Minggu 18 September sekira pukul 07.05 WIB.

Kapal kargo kayu tersebut ditangkap WFQR bersama Intel Lanal Batam ketika melintasi perairan Sungai Belian, Batam Centre, Kepulauan Riau. 

Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV Mayor Laut Josdy Damopolii mengatakan, kapal yang dinakhodai Idris itu tak mampu menunjukkan dokumen dan manifes kapal saat diperiksa petugas. 

"Kapal itu mencurigakan saat masuk ke Sungai Belian. Saat diperiksa Tim WFQR dan Intel Lanal, di atas kapal ditemukan ratusan karung beras impor asal Singapura," kata Josdy kepada Metrotvnews.com.


Tim WFQR menangkap ABK KM Mulya Abadi bersama barang bukti 90 ton beras asal Singapura. 

Hasil pemeriksaan awal, kata Josdy, nakhoda mengaku dokumen kapal tidak berada di atas kapal tetapi sudah dibawa naik oleh penjemput alur masuk Sungai Belian. 

"Itu pengakuan nakhoda, kapal dan muatannya kami amankan. Total ada sekira 90 ton beras impor asal Singapura yang disembunyikan di atas kapal," ujarnya. Saat ini, sambung Josdy, kapal beserta ABK dan 10 buruh angkut diamankan Tim WFQR IV untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. 

"Ada 13 orang yang kami amankan, termasuk nakhodanya. Adapun pemilik kapal, berinisial ST saat ini dalam pengejaran dan penyelidikan petugas," pungkasnya.


(SAN)