47 Hektare Sawah di Solok Selatan Terdampak Banjir

ant    •    Jumat, 18 Jan 2019 20:16 WIB
bencana longsor
47 Hektare Sawah di Solok Selatan Terdampak Banjir
ilustrasi Medcom.id

Padang Aro: Seluas 47 hektare di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat rusak akibat terendam banjir. Banjir melanda tiga kecamatan di daerah itu pada Kamis malam 17 Januari 2019. 

"Lahan yang rusak akibat banjir ini tidak berdampak signifikan pada produksi padi 2019 sebab luasnya tidak terlalu besar," kata Kepala Dinas pertanian Solok Selatan Tri Handoyo Gunardi, di Padang Aro, Jumat, 18 Januari 2019.

Dia mengatakan untuk luasan sawah yang rusak akibat banjir paling banyak di Pauah Duo yaitu seluas 30 hektare. Selain sawah, banjir juga merusak 1.500 batang tanaman jeruk di Jorong Banuaran Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo dengan kerugian Rp75 juta.

Selain itu banjir juga merusak tanaman cabai warga sebanyak 8 ribu batang di Kecamatan Pauah Duo dengan kerugian Rp40 juta dan 2 ribu batang di Koto Parik Gadang Diateh dengan kerugian Rp9,7 juta. 

"Kami mencatat total kerugian sektor Pertanian akibat banjir mencapai Rp164,7 juta," katanya. Dia menyebutkan, berbagai kerusakan akibat banjir ini akan dilaporkan ke Provinsi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak 449 rumah, 505 kepala keluarga dengan 1.858 jiwa terdampak banjir di tiga Kecamatan. Tiga kecamatan yang terdampak Banjir yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauah Duo.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Solok Selatan Herwin,
mengatakan, di Nagari Pasar Muaralabuh yang terparah terdampak banjir dan merendam 275 rumah dengan 300 Kepala Keluarga serta 1.200 jiwa. Untuk di Koto Parik Gadang Diateh sebanyak 48 rumah, 59 KK dengan 211 jiwa di Sapan Aie Angek Nagari Pakan Rabaa Selatan yang terdampak banjir.

Sedangkan di Sungai Pagu tujuh Nagari yang terdampak banjir dengan jumlah rumah 384 unit, 431 KK serta 1.590 jiwa. Sedangkan di Pauah Duo yang terdampak 15 rumah, 15 KK dengan 57 jiwa di dua Nagari. 


(ALB)