Dewan Pengupahan Riau Menyepakati UMP 2018 Naik 8,7 Persen

Anwar Sadat Guna    •    Jumat, 27 Oct 2017 18:32 WIB
ump
Dewan Pengupahan Riau Menyepakati UMP 2018 Naik 8,7 Persen
Ilustrasi. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tak menemui kendala untuk menerapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,7 persen di 2018. Pemprov Riau bahkan telah menemui kata sepakat dengan pelaku usaha dan buruh untuk menerapkan kenaikan 8,7 persen tersebut.

"Belum lama ini kami membahas UMP Riau 2018 bersama dewan pengupahan. Pemerintah yang diwakili disnaker, Apindo, dan serikat buruh sudah menyepakati kenaikan UMP sebesar 8,7 persen di 2018," ungkap Kadisnaker Provinsi Riau, Rasidin Siregar kepada Metrotvnews.com, Jumat 27 Oktober 2017.

Ia mengungkapkan, dalam rapat dewan pengupahan tersebut, serikat buruh sempat meminta agar kenaikan UMP di atas 8,7 persen. Namun permintaan tersebut ditolak dengan alasan kondisi perekonomian Riau sedang lesu.

Pada triwulan pertama 2017, pertumbuhan ekonomi Riau 2,82 persen. Sedangkan pada 2016 lalu, pertumbuhan ekonomi Riau hanya 2,74 persen. 

"Rapat dewan pengupahan tak bisa memenuhi permintaan serikat buruh. Namun apabila ekonomi Riau membaik dan mengalami peningkatan pada 2018, mungkin kami bisa mempertimbangkan keinginan buruh tersebut," ungkap Rasidin.

Besaran kenaikan UMP Riau sebesar 8,7 persen tersebut akan diajukan ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub). "Penetapannya akan mendapatkan persetujuan dari gubernur," kata Rasidin. 

Pihaknya mengaku mengacu pada angka 8,7 persen setelah dewan pengupahan menghimpun angka survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dari kabupaten/kota di Provinsi Riau. Besaran angka tersebut, sambung Rasidin, juga berpedoman pada besaran kenaikan UMP yang ditetapkan pemerintah.

"Kenaikannya (UMP Riau) kami selaraskan dengan kenaikan UMP yang diputuskan pemerintah, tidak lebih dan tidak kurang," pungkasnya. Sekadar diketahui, UMP Riau 2017 sebesar Rp2.266.722 dan akan mengalami kenaikan 8,7 persen di 2018. Kenaikan tersebut setara Rp294.673 menjadi Rp2.561.395.


(ALB)