Dua Orangutan Sumatera Dikembalikan ke Habitatnya

Budi Warsito    •    Selasa, 13 Jun 2017 19:44 WIB
orangutan
Dua Orangutan Sumatera Dikembalikan ke Habitatnya
Bayi Orangutan yang dikembalikan ke habitatnya -- MTVN/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Dua Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke habitatnya oleh Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut).

Dua Orangutan berjenis kelamin betina dan jantan itu dievakuasi dari pemukimam warga di Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, pada Jumat 9 Juni 2017. Orangutan yang betina diperkirakan berusia 25 tahun dan yang jantan berusia 2 tahun. Sebelum dievakuasi, dua Orangutan itu sempat masuk ke perkebunan milik warga.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat, kemudian berkoordinasi untuk segera berangkat menuju lokasi yang disebutkan pada hari itu juga," kata Direktur YOSL-OIC Panut Hadisiswoyo di Medan, Selasa 13 Juni 2017.

Panut melanjutkan, Human Orangutan Conflict Response Unit (HOCRU) Team meluncur ke Desa Halaban dengan menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari Medan. Sesampainya di lokasi, HOCRU Team terus berkoordinasi dengan tim riset.

"Menurut tim riset, induk Orangutan memasuki kebun warga dan menjelang malam membuat sarang serta tidur di lokasi sekitar area perkebunan," papar Panut.

Setelah bermalam di rumah warga, pada Sabtu 10 juni 2017, dua Orangutan ternyata berpindah sarang sejauh kira-kira 30 meter dari lokasi yang dilaporkan sebelumnya. Pada pukul 09.30 WIB, induk dan bayi Orangutan berhasil di evakuasi ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL)‎.

"Evakuasi dilakukan sesuai SOP menggunakan senjata bius kepada induk Orangutan. Sementara, anaknya diamankan menggunakan jaring. Dua Orangutan yang baru saja dikembalikan ke habitat TNGL merupakan individu keenam dan ketujuh di tahun ini," jelas Panut.

Sebagai informasi, sepanjang 2012-2016, YOSL-OIC telah melakukan penyitaan maupun translokasi 110 Orangutan. Sampai semester ini, telah diselamatkan 117 individu.


(NIN)