Dua Tersangka Korupsi Daftar Bakal Caleg DPRD Provinsi Kepri

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 24 Jul 2018 16:53 WIB
pileg
Dua Tersangka Korupsi Daftar Bakal Caleg DPRD Provinsi Kepri
ilustrasi Medcom.id

Batam: KPU Provinsi Kepri menemukan ada dua tersangka kasus dugaan korupsi mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Keduanya, berinisial ES dan HC yang berebut kursi DPRD Kepri dari Dapil Kepri 7 meliputi Natuna dan Anambas. 

Bakal caleg tersebut terjerat dalam kasus yang sama yakni kasus dugaan korupsi tunjungan perumahan dinas DPRD Natuna tahun anggaran 2011 sebesar Rp7 miliar. ES adalah mantan Bupati Natuna dan HC adalah mantan Ketua DPRD Natuna, Provinsi Kepri. 

Komisioner KPU Kepri, Parlindungan Sihombing membenarkan pendaftaran bakal caleg tersebut. Namun dalam kasus ini, pihaknya tetap menggunakan azas praduga tak bersalah karena perkara dugaan korupsi yang menjerat keduanya masih proses di kejaksaan. 

"Keduanya belum dikategorikan sebagai mantan terpidana kasus korupsi (koruptor) karena belum ada keputusan hukum tetap dari pengadilan. Masih proses di kejaksaan," ungkap pria yang akrab disapa Parlin ini, kepada Medcom.id, Selasa, 24 Juli 2018.  

KPU Provinsi Kepri, menurut Parlin, tetap memverifikasi berkas kedua caleg tersebut. "Terlepas bahwa mereka kini tersangka kasus dugaan korupsi, kami tetap memverifikasi berkas keduanya," jelas Parlin. 

Dia menambahkan, KPU Kepri telah memverifikasi seluruh berkas bakal caleg yang didaftarkan 16 partai politik (parpol) di Kepri. Total seluruh bakal caleg yang mendaftar mencapai 581 orang. Dari sekian persyaratan yang harus dilengkapi, tambah Parlin, umumnya bakal caleg tak melengkapi syarat surat keterangan sehat dari rumah sakit. 

"Masih banyak bakal caleg tidak melampirkan surat keterangan sehat. Bagi bakal caleg yang memeriksakan kesehatan di luar rumah sakit rujukan pemerintah, tetap harus melampirkan surat hasil pemeriksaan kesehatan atau lab dari rumah sakit atau puskesmas bersangkutan," ujarnya. 

Dikatakan Parlin, berkas bakal caleg yang dinyatakan belum lengkap itu telah dikembalikan ke parpol. KPU Kepri memberikan batas waktu kepada parpol untuk melengkapi persyaratan yang kurang sampai tanggal 31 Juli 2018 mendatang. 

"Masih ada waktu untuk melengkapi kekurangannya. Kami berikan catatan apa-apa saja yang belum lengkap. Sehingga tanggal 31 Juli 2018 nanti, semua kekurangannya sudah harus diserahkan ke KPU," pungkasnya. 



(ALB)