Greatest Caldera Ride Ciptakan 3 Rekor

Budi Warsito    •    Minggu, 22 May 2016 16:58 WIB
pariwisata
Greatest Caldera Ride Ciptakan 3 Rekor
Peserta Greatest Caldera Ride 2016 saat melintas di jalanan yang mengitari Danau Toba, Minggu (22/5/2016). Foto-foto: Metrotvnews.com/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Parapat: Greatest Caldera Ride 2016 atau touring motor gede (moge) yang digagas Komunitas Moge Horas Halak Hita (H3) menciptakan tiga rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

"Tiga rekor yang berhasil kita ciptakan adalah menghadirkan Komunitas Moge Terbanyak di Pantai Posur Pandan, kedua di Balige yakni rekor menghadirkan Komunitas Moge Terbanyak di Ketinggian 1.200 Meter di atas permukaan laut, dan yang ketiga Komunitas Moge Terbanyak Napak Tilas ke Makam Pahlawan Sisingamangaraja," kata Ketua Panitia Greatest Caldera Ride 2016, Efrinal Sinaga, Minggu (22/5/2016).

Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke luar negeri. "Semoga ke depan bisa bekerja sama dengan IMBI untuk dimasukkan ke dalam calender of event dan menjadi kegiatan rutin," katanya.

Hal itu ia katakan karena dalam mengampanyekan dan mempromosikan wisata harus melakukan kegiatan secara rutin. Dengan begitu, harapannya ke depan dapat mendatangkan sejuta wisatawan dan memamerkan sejuta pesona Danau Toba.

Touring diikuti bikers yang berasal dari Jakarta, Sumut, dan Aceh. Memulai perjalanan dari Pantai Bosur Pandan hingga ke Medan. Touring berlangsung dua hari dengan total jarak tempuh sekitar 570 kilometer.

Aksi Sumbangan Spontan

Di sela-sela perjalanan, riders secara spontan mengumpulkan uang untuk membantu korban awan panas Gunung Sinabung. "Kami turut berbelasungkawa untuk korban Gunung Sinabung. Mari kita sumbangkan rezeki kita kepada mereka," ujar Efrinal.

Dana spontan yang terkumpul dalam kurun lima menit sebanyak Rp6 juta. Riders pun sempat melihat saat Gunung Sinabung erupsi sekitar pukul 12.00 WIB.


Sumbangan spontan

Rafi Ginting, perwakilan Bupati Karo yang hadir memberikan apresiasi kepada riders. "Saya mewakili Bupati Karo mengucapkan terimakasih kepada H3 yang menggagas kegiatan ini. Membawa para wisatawan ke Danau Toba dan tempat wisata di Kabupaten Karo. Semoga ke depan kegiatan serupa bisa kembali terlaksana," ujar Rafi. 

Selama dua hari, touring melewati 15 kabupaten dan kota yang berada di Sumut. Di antaranya Kota Sibolga, Kabupaten Tapteng, Tarutung, Kabupaten Tapuanuli Utara, Balige, Tobasa, Kota Parapat, Kota Raya, Kabupaten Simalungun, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Deli Serdang, hingga Kota Medan.

Kegiatan touring ini bertujuan mempromosikan Danau Toba agar menjadi 10 destinasi wisata ternama di Indonesia. Touring ini digagas Komunitas Hiras Halak Hita (H3) dalam kegiatan Toba International Detour dengan branding Wonderful Toba 2016.

Total jarak yang akan ditempuh sekitar 570 kilometer. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui Kementerian Pariwisata yang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Touring perdana di Sumatera Utara ini diikuti peserta yang mengendarai moge jenis Harley Davidson berbagai tipe dan model.

Touring juga diikuti 50 peserta dari komunitas sepeda motor matic Scoopy dan 100 peserta dari komunitas Vespa asal Kota Medan dan Padang Sidimpuan. Bahkan, ada penyandang disabilitas yang mengendarai sepeda motor yang dimodifikasi.


(UWA)