Anggota DPR RI Kecam Penyerangan di Mapolda Sumut

Budi Warsito    •    Senin, 26 Jun 2017 11:52 WIB
penyerangan
Anggota DPR RI Kecam Penyerangan di Mapolda Sumut
Suasana di pos jaga Mapolda Sumut usai diserang dua orang pada Minggu dini hari 25 Juni 2017, MTVN - Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai PDI Perjuangan Junimart Girsang mengutuk keras serangan terhadap pos jaga Mapolda Sumatera Utara. Apalagi, serangan terjadi saat umat Islam tengah merayakan Idulfitri 1438 Hijriah.

Minggu dini hari 25 Juni 2017, beberapa orang tak dikenal menyerang pos jaga. Mereka hendak membakar pos namun polisi mengadang. Seorang polisi tewas dalam kejadian tersebut.

Junimart menilai polisi menjadi sasaran kelompok radikal atau teroris. Markas polisi yang menyimpan banyak senjata menjadi sasaran.

Baca: Kapolda Sumut: Pelaku Penyerangan Menyasar Kepolisian

"Lantaran itu saya dan rekan-rekan di DPR RI mengecam tindakan tersebut. Ini sangat kejam. Aiptu M Sigalinging diserang saat beristirahat di pos. Itu kan sangat biadab pelakunya," kata Junimart di Medan, Senin 26 Juli 2017.

Junimart mengajak warga bekerja sama menciptakan keamanan dan ketenteraman. Sehingga kejadian serupa tak terulang.

“Kita mendukung Polda Sumut  untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap latar belakang serta motif pelaku dalam melakukan penyerangan,” tandasnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Fadly Nurzal juga mengutuk penyerangan tersebut. Penyerangan yang dilakukan sebelum salat Id itu, kata Fadly, tak berperikemanusiaan.

“Jelas aksi ini sangat tidak dibolehkan, biadap dan tak berperikemanusiaan dengan membunuh sesama umat manusia. Tidak ada ajaran yang membenarkan perbuatan seperti itu,” ucapnya.

Seharusnya, seluruh umat berbuat baik setelah melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan. Lantaran itu, aksi teror tersebut melukai perasaan. 



(RRN)