51 Titik Api Terpantau di Pulau Sumatera

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 27 Jul 2017 11:53 WIB
kebakaran lahan dan hutan
51 Titik Api Terpantau di Pulau Sumatera
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Jumlah titik api akibat kebakaran hutan dan lahan hingga saat ini masih terpantau di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melalui satelit terra dan aqua mendeteksi sebanyak 51 titik api terpantau dan tersebar di wilayah Sumatera.

"Untuk wilayah Sumatera, dengan tingkat kepercayaan di atas 50%, titip panas (hotspot) terpantau di Aceh 37 titik, Sumut 7 titik, Bengkulu 1 titik, Sumsel 1 titik, Babel 1 titik, dan Riau 4 titik," ungkap Analisa BMKG Pekanbaru, Ardhi kepada Metrotvnews.com, Kamis, 27 Juli 2017.

Khusus untuk Provinsi Riau, kata Ardhi, titik panas terpantau di Kabupaten Rokan Hulu 1 titik, Rokan Hilir 1 titik, dan Indragiri Hilir (Inhil) 1 titik. "Untuk titik panas di Riau yang terdeteksi oleh satelit terra dan aqua berada di level confidence (tingkat kepercayaan) di atas 70%," ujarnya.

Baca: Titik Api Terpantau di Bengkalis

Mengantisipasi makin meluas dan bertambahnya titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, Pemprov Riau memperpanjang status siaga darurat karhutla sampai November 2017. Sebelumnya, status siaga darurat tersebut berakhir pada April 2017.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, status siaga diperpanjang menjadi status siaga darurat II mulai Mei-November 2017. "Hal ini merupakan salah satu tindakan pencegahan memasuki musim kemarau dan el-nino mulai Mei 2017," kata Hijazi. 

Ia menjelaskan, seiring perpanjangan status siaga darurat tersebut, Pemprov Riau berharap Tim Satgas Karhutla dan BPBD Riau terus memantau data titik panas di wilayah Provinsi Riau. "Sejauh ini Pemprov Riau tetap siaga untuk mencegah karhutla dan komitmen melanjutkan kegiatan preventif," ujarnya. 

Pemprov Riau Tetapkan Siaga Darurat II

Sementra itu, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger menambahkan, Tim BPBD Riau bersama Tim Satgas Karhutla terus meningkatkan pengawasan di posko. Tim juga melakukan patroli terpadu untuk mencegah dan memadamkan titik api di beberapa wilayah di Riau. 

"Tim kita terus memantau perkembangan di lapangan. Bahkan bersama TNI-Polri, Damkar dan BPBD kabupaten/kota, kami berusaha memadamkan titik api di beberapa daerah di Riau," ujarnya.


(ALB)