Dua dari Lima Pasien di RS Adam Malik Negatif Difteri

Farida Noris    •    Rabu, 20 Dec 2017 14:57 WIB
klb difteri
Dua dari Lima Pasien di RS Adam Malik Negatif Difteri
Ilustrasi.

Medan: Dua dari lima pasien terduga difteri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan dinyatakan negatif difteri. Hasil medis ini diperoleh berdasarkan pemeriksaan swab tenggorokan pasien.

"Hasil itu dari Laboratorium Kemenkes RI. Sedangkan hasil swab tenggorokan dari tiga pasien lagi belum keluar hasilnya," kata Dokter Penananggungjawab Pasien Anak, Ayodhia Pitaloka Pasaribu, Rabu 20 Desember 2017.

Dia menyebut, pasien yang negatif difteri yaitu SM dan NM. Dua pasien yang dinyatakan negatif difteri dipulangkan hari ini juga. Sedangkan tiga pasien lainnya DNS (24), RS (19) dan MRH (7) masih dirawat di Gedung Rawat Infeksius menunggu keluarnya hasil swab tenggorokan.

"Kelima pasien ini imunisasinya tidak lengkap dan akan dilakukan imunisasi ulangan satu bulan setelah pasien pulang. Jadi, jangan sampai ada yang anti imunisasi, karena penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi," pungkasnya.

Terkait ketersediaan Anti Difteri Serum (ADS), pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumut. Kondisi tiga pasien lainnya berinisial DNS (24), RS (19) dan MRH (7), dalam kondisi baik.

"Ketiganya masuk sangkaan difteri dengan demam dan nyeri. Kita jumpai selaput putih di amandel kemudian dengan beberapa pembengkakan kelenjar," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Humas RSUP Adam Malik, Masahadat Ginting, mengatakan, pasien terduga difteri ke lima berinisial DNS (24) asal Namo Gajah, rujukan Puskesmas Tuntungan. Masuk melalui IGD, 19 Desember 2017, pukul 14.40 WIB.

Sebelumnya, rumah sakit tipe A ini merawat empat pasien difteri antara lain SM (12), laki-laki, warga Dolok Sanggul, Humbahas, masuk melalui IGD, pada 11 Desember 2017. Lalu NM (15), perempuan, warga Asahan, masuk melalui IGD, pada 12 Desember 2017.

Selanjutnya, MRH (7), laki-laki, warga Medan, masuk melalui IGD, Kamis 14 Desember. Pasien ke empat, RS (19), laki-laki, rujukan dari Lubuk Pakam, masuk melalui IGD, Sabtu 16 Desember.


(ALB)