Polisi Periksa Lima Terduga Teroris di Riau

Rudi Kurniawansyah    •    Rabu, 25 Oct 2017 18:13 WIB
terorisme
Polisi Periksa Lima Terduga Teroris di Riau
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Usai menangkap lima terduga teroris di Riau dalam operasi serentak yang juga dilakukan pada sejumlah tempat di Indonesia, polisi hingga kemarin masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kelimanya di Markas Brimob Polda Riau.

Pemeriksaan yang dilaksanakan tim Densus 88 anti teror Mabes Polri tersebut bertujuan untuk mengungkap lebih jauh jaringan teroris yang tergabung dalam jamaah anshor daulah (JAD) di Provinsi Riau.

"Mereka masih ditahan dan menjalani pemeriksaan di Markas Brimob Polda Riau. Sedangkan petugas yang di lapangan masih terus bekerja melacak yang lain (teroris)," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Rabu 25 Oktober 2017.

Saat ini, lanjut Guntur, tim Densus 88 anti teror masih bertugas di Riau guna membongkar kemungkinan adanya jaringan terduga teroris lainnya. Polisi juga mengimbau masyarakat bersikap tenang dan tidak khawatir terkait operasi penangkapan serentak kemarin.

Sebelumnya, tim Densus 88 anti teror bersama Brimob Polda Riau sekitar pukul 07.15 WIB Selasa 24 oktober menangkap lima terduga teroris, Dua teroris, Wawan alias Abu Afif dan Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim ditangkap di perumahan Pandau Permai Jalan Giam XII RT.03 RW.15 Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Kemudian Densus 88 melakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua terduga teroris lainnya, Yoyok alias Abu Zahid di Kelurahan Tangkerang Kota Pekanbaru pukul 08.00 WIB, dan Handoko alias Abu Buchori diringkus di Perumahan Griya Anggrek, Kabupaten Kampar sekitar pukul 10.00 WIB.

Terakhir ditangkap sekitar pukul 12.30 WIB adalah Nanang Kurniawan alias Abu Aisha di Jalan Kubang Raya Kilometer 5, Perumahan Kualu Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

"Para terduga teroris ini akan mengeksekusi targetnya dengan menyerang fasilitas polisi, kantor dan pos di Pekanbaru," jelas Guntur.


(ALB)