Eks DPRD Sumut Dicecar KPK Terkait Suap Gatot Pujo

Farida Noris    •    Selasa, 17 Apr 2018 16:57 WIB
kasus suap
Eks DPRD Sumut Dicecar KPK Terkait Suap Gatot Pujo
Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara F-PKS Muhammad Nasir. Foto: Medcom.id/Farida Noris

Medan: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah mantan anggota DPRD Sumut. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk 38 orang tersangka terkait penerimaan hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Salah satunya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad. Dia mengakui diperiksa terkait 38 tersangka yang ditetapkan KPK.

"Saya hari ini dipanggil sebagai saksi dari 38 tersangka yang telah dinyatakan oleh KPK," kata Nasir di Mako Brimob Polda Sumut, Selasa, 17 April 2018.

Nasir mengaku dicecar beberapa pertanyaan dari KPK terkait dugaan korupsi dan interpelasi. Dia juga menampik menerima uang dari hasil pengesahan Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD).

"Biasalah seperti yang lalu juga terkait dengan interplasi. Saya ditanya apakah ada menerima uang atau tidak dari proses interplasi. Lalu juga ditanya adakah menerima uang dari hasil pengesahan APBD," tegasnya.

(Baca: 38 Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Korupsi)

Mantan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumut Hidayatullah juga memenuhi panggilan KPK. Dia dikonfrontasi terkait APBD Tahun Anggaran 2012 sampai 2014.

"Saya banyak ditanya mengenai kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Saya tadi sempat ditanya ada terima uang suap atau tidak," ucap Hidayatullah.

Namun, disinggung apakah dirinya menerima suap atau tidak, Hidayatullah hanya tersenyum dan enggan menjawabnya.

Sementara itu, politikus PDI Perjuangan, Samsul Hilal juga terlihat memenuni panggilan penyidik KPK. Namun, Samsul Hilal enggan berkomentar banyak terkait pemeriksaan itu.

"Masih pertanyaan yang lama. Ini saya belum selesai masih mau ke dalam lagi," kata Samsul sambil berlalu ke dalam Mako Brimob Polda Sumut.

(Baca: 22 Anggota DPRD Sumut Diperiksa)

KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan 22 orang saksi untuk 38 orang tersangka terkait tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Sebanyak 22 orang saksi  diperiksa mulai Senin 17 April 2018.

KPK menetapkan 38 orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji dari Gatot Pujo Nugroho. Mereka merupakan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Penetapan 38 tersangka baru tersebut terungkap setelah beredarnya surat KPK kepada Ketua DPRD Sumut Nomor  B/227/DIK.00/23/03/2018 tertanggal 29 Maret 2018 perihal pemberitahuan yang ditandatangani Aris Budiman, Deputi Bidang Penindakan Direktur Penyidikan KPK.


Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara F-PDI Perjuangan Samsul Hilal. Foto: Medcom.id/Farida Noris



(SUR)