Kapal Pembangkit Listrik Mulai Alirkan 240 MW untuk Warga Sumut

Budi Warsito    •    Jumat, 16 Jun 2017 17:21 WIB
pembangkit listrik
Kapal Pembangkit Listrik Mulai Alirkan 240 MW untuk Warga Sumut
Kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) berkapasitas 240 megawatt beroperasi di Dermaga PLTGU Sicanang, Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara -- ANT/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Belawan: kapal pembangkit listrik terapung atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) asal Turki, Karadeniz Powership Onur Sultan, mulai menyalurkan arus listrik sebesar 240 Megawatt (MW) untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera Utara.

"Kita mulai suplai 240 MW kepada pihak PLN. Artinya sudah 100 persen," kata Asia Regional Director Karpowership Indonesia Ufuk Berk di Kantor Lurah Secanang, Jalan Kelapa, Belawan, Jumat 16 Juni 2017.

Ufuk menjelaskan, sebelumnya mereka hanya menyuplai 30 persen dari total kewajiban. Penyaluran arus listrik sebesar 30 persen dilakukan dalam masa percobaan.

Setelah menjalani masa percobaan sejak 3 Juni 2017, suplai arus listrik pun ditingkatkan hingga 240 MW. Sesuai dengan kesepakatan yang tercantum dalam kontrak yang dibuat dengan PLN.

Menurut Ufuk, arus listrik yang diciptakan MVPP sesungguhnya lebih dari 240 MW. "Sebenarnya, kapal kami mampu menyuplai hingga 480 MW. Namun, di kontrak hanya 240 MW. Jadi, kami suplai sebesar itu," ungkapnya.

Untuk menghasilkan listrik tersebut, MVPP beroperasi menggunakan bahan bakar Heavy Fuel Oil yang dikirim dari Timur Tengah atau Malaysia. Bahan bakar yang diperlukan memang memiliki spesifikasi khusus.


Manajemen PT Karadeniz Powership (Karpowership) membagikan paket Ramadan dan peralatan sekolah kepada warga Belawan -- MTVN/Farida Noris

Pada kesempatan itu, manajemen PT Karadeniz Powership (Karpowership) membagikan paket Ramadan dan peralatan sekolah kepada warga Belawan. Ufuk berharap, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka lakukan memberikan manfaat bagi warga sekitar perusahaan kapal pembangkit listrik tersebut.

"Ada 200 paket sembako yang kami serahkan untuk warga kurang mampu dan 200 paket perlengkapan sekolah bagi siswa dari lima sekolah tingkat SD," imbuhnya.

Kegiatan ini juga sebagai upaya mereka untuk ikut andil membantu mengembangkan dan meningkatkan pendidikan di Indonesia. Hal serupa juga dilakukan di Kupang, Lombok, dan Manado.


(NIN)