Gara-gara Sepotong Nanas, Remaja Bunuh Saudara Kembarnya

   •    Minggu, 18 Jun 2017 16:52 WIB
pembunuhan
Gara-gara Sepotong Nanas, Remaja Bunuh Saudara Kembarnya
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Kepolisian Sektor Kandis Kabupaten Siak, Provinsi Riau menangkap seorang remaja laki-laki. Dia diduga tersangka pembunuhan berencana terhadap saudara kembarnya sendiri. 

"Dipastikan bahwa laki laki yang diamankan tersebut adalah pelaku pembunuhan berencana terhadap abangnya. Tersangka diamankan di Polsek Kandis," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, Minggu 18 Juni 2017.

Polisi melakukan penangkapan itu pada Sabtu sore 17 Juni terhadap RMS, 22 dengan korban adalah kakak kembarnya RDS, 22. Pelaku ditangkap di Lokasi Pabrik Kelapa Sawit PT. SSA KM 16 Libo Jaya, Kandis usai melakukan pembunuhan pada Sabtu dini hari di rumahnya di Kampung/Desa Libo Jaya.

Awalnya pada Jumat 16 Juni terjadi keributan dan perkelahian fisik antara tersangka dan korban. Perkelahian terjadi di teras depan rumah milik orangtua keduanya yang sempat dilerai oleh ibunya dan tetangga.

Perkelahian tersebut terjadi karena diduga korban tidak terima tersangka memakan satu potong nanas milik korban. Setelah perkelahian tersebut dilerai, tersangka pergi meninggalkan rumah dan kembali ke rumah malam itu pukul 00.00 WIB.

Pada saat kembali ke rumah, pintu rumah dibukakan oleh ayahnya yang kemudian tidur. Ketika melihat abang tersangka sudah tertidur pulas di ruang tamu, muncullah niat tersangka untuk membunuh korban.

Guntur mengatakan tersangka lalu pergi mengambil satu buah pisau dengan panjang 30 cm dengan gagang dari besi, semuanya warna silver. Pisau itu sengaja disembunyikan tersangka di tumpukan karung goni belakang rumah yang telah dibeli satu minggu lalu dari penjual barang harian keliling.

"Itu untuk melawan korban apabila terjadi perkelahian lagi," ungkap Guntur.

Kemudian tersangka pada Sabtu  pukul 00.15 WIB kembali ke ruang tamu untuk melakukan penusukan. Tersangka lalu menusukkan ujung pisau tersebut ke perut korban dari arah atas ke bawah sebanyak satu kali hingga tubuh korban tersentak.

Tersangka langsung melarikan diri ke arah belakang rumahnya dan menyembunyikan pisau tersebut ke tumpukan sampah pelepah sawit. Selanjutnya pergi dengan berjalan kaki menelusuri jalan aspal lintas Libo-Waduk hingga sejauh kira-kira 15 km.

Tersangka kemudian masuk ke dalam hutan hingga tersesat di seputaran pabrik kelapa sawit PT. SSA Kandis. Sesaat setelah kejadian pembunuhan tersebut, Polsek Kandis melakukan pengejaran terhadap pelaku dan memberitahukan kepada warga sekitar tentang ciri ciri tersangka.

Pada pukul 15.00 WIB tersangka diamankan oleh Satpam PT SSA karena curiga melihat tersangka keluar dari dalam hutan dalam kondisi pucat dan kelelahan. Selanjutnya Satpam memberitahukan hal tersebut ke Bhabinkamtibmas Libo Jaya dan bersama-sama dengan petugas Polsek Kandis merapat ke Pos Satpam lalu diamankan. (antara)



(ALB)