Uang Rp16 Juta Disita dari Kantor Disdik Sumsel

Alwi Alim    •    Kamis, 20 Jul 2017 16:07 WIB
pungutan liar
Uang Rp16 Juta Disita dari Kantor Disdik Sumsel
Polda Sumsel memeriksa seorang staf terkait kauss dugaan pungutan liar di Dinas Pendidikan Sumsel, MTVN - Alwi

Metrotvnews.com,  Palembang: Polda Sumatera Selatan menyita uang senilai Rp16 juta dari Ruang Sertifikasi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel. Diduga, uang tersebut terkait dengan pungutan liar sertifikasi guru di Disdik setempat.

Baca: Kantor Disdik Sumsel Digeledah

Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan penyitaan bermula dari laporan soal pungutan di luar ketentuan. Polisi menindaklanjuti laporan dengan mendatangi Kantor Disdik Sumsel.

"Kami kemudian membekuk staf dan uang senilai Rp16 juta. Memang diakui uang itu dari hasil pungutan sertifikasi," kata Kapolda di Palembang, Sumsel, Kamis 20 Juli 2017.

Kapolda mengatakan program pendataan sertifikasi bagus untuk memperkuat data. Tapi diduga, oknum menyalahgunakan program tersebut dengan menarik pungutan di luar ketentuan.

Yaitu guru harus memberikan uang Rp200 ribu hingga Rp300 ribu untuk memperlancar proses pendataan. Diduga, praktik gelap ini berlangsung sejak pertengahan Juni lalu.

"Kami akan proses ini. Kami berharap hal ini tidak terulang kembali dan menjadi pembelajaram bagi seluruh pihak," pungkasnya.

Adapun staf yang diduga terlibat dalam kasus tersebut yaitu berinisial A. Saat ini, penyidik membawa A ke Polda Sumsel untuk pemeriksaan lanjutan.



(RRN)