Pascapenyerangan, Keamanan di Markas Kepolisian Sumut Ditingkatkan

Budi Warsito    •    Senin, 26 Jun 2017 01:34 WIB
penyerangan
Pascapenyerangan, Keamanan di Markas Kepolisian Sumut Ditingkatkan
Penjagaan di Mako Brimob Polda Sumut diperketat. (Foto: MTVN/Budi Warsito).

Metrotvnews.com, Medan: Pascapenyerangan pos penjagaan di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Minggu 25 Juni 2017, penjagaan di beberapa lokasi ditingkatkan. Hal tersebut sebagai antisipasi adanya penyerangan susulan.

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel pun menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Tentu anggota Polri meningkatkan kewaspadaan dan keamanan," ujar Rycko di RS Bhayangkara Polda Sumut Medan, Minggu 25 Juni 2017.

Ia juga mengimbau kepada para personel yang bertugas di lapangan untuk selalu waspada. Begitu juga dengan petugas yang menjalankan tugasnya di Mako Brimod serta asrama polisi.

"Peningkatan keamanan di Mako serta Aspol tanpa mengganggu proses pelayanan masyarakat," tegasnya.

Peningkatan pengawasan di markas kepolisian diperlukan mengingat para pelaku mengincar anggota Polri. Dari pantauan di Mapolda Sumut, penjagaan ketat sudah dilakukan sejak pagi, setiap orang yang masuk harus melapor, awak media pun harus menunjukkan tanda pengenal kepada petugas jaga.

(Baca: Kapolda Sumut: Pelaku Penyerangan Menyasar Kepolisian)

Penjagaan ketat juga diberlakukan di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan. Baracuda dan personel Brimob lebih siaga. Bahkan, portal yang terdapat di pintu masuk utama tertutup.

Seperti diketahui, penyerangan terhadap anggota Polri di pos jaga Polda Sumut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Dalam kejadian tersebut seorang anggota Polri Aiptu Martua Sigalingging yang bertugas di pos jaga meninggal dunia. Sementara, seorang pelaku AR tewas dan seorang pelaku lainnya SP kritis.‎

(Baca: Pisau untuk Penyerangan Polisi Ditemukan di Rumah Pelaku)

Dari kediaman pelaku SP, polisi menyita beberapa barang bukti seperti dokumen, buku, cakram, VCD dan pisau yang sama dengan yang digunakan pelaku.‎

 


(HUS)