Banjir Kepung 8 Desa di Aceh Singkil

Ferdian Ananda    •    Rabu, 08 Nov 2017 20:25 WIB
banjir
Banjir Kepung 8 Desa di Aceh Singkil
Akibat banjir, jalur Provinsi yang menghubungi Kabupaten Aceh Singkil-Kabupaten Subulussalam lumpuh total. Pasalnya hujan deras sejak Selasa hingga Rabu (8/11) menguyur kawasan setempat. Foto: MI/amir MR

Metrotvnews.com, Singkil: Banjir mengepung 8 desa di wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Bahkan luapan air setinggi 1 meter di badan jalan nasional lintas Singkil-Subulusalam mengakibatkan akses kendaraan dari dua arah lumpuh total.

Kepala BPBD Aceh Singkil Sulaiman menyebutkan, terdapat dua titik banjir yang mengakibatkan akses jalan lintas Singkil-Subulusalam tak lagi dapat dilalui semua jenis kendaraan, antara, yaitu kawasan lintasan jalan Silatong, Kecamatan Simpang Kanan dan ruas jalan lintas di Desa Bulusema Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil.

"Jalan nasional penghubung dua Kabupaten Aeh Singkil - Kota Subulussalam lumpuh total dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun kecuali Dobel Kabin, sehingga warga yang berada di desa Silatong itu terpaksa mengungsi ke lokasi lebih tinggi. Bahkan, ketinggian air di badan jalan mencapai 70 sampai 120 sentimeter," sebutnya.

Ia menjelaskan, sedangkan banjir bandang yang merendam pemukiman penduduk pukul 02.00 WIB itu, akibat tingginya intensitas hujan dan diperparah meluapnya Sungai Pangkalan Sulampi.

"Banjir bandang terjadi Rabu dini hari dengan ketinggian arus air sampai 1,5 meter. Bahkan di kawasan Desa Bulusema, Kecamatan Suro sampai 2 meter sehingga menyebabkan 86 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke dataran yang tinggi," terangnya

Menurutnya, di Desa Bulusema, Kecamatan Suro yang diterjang banjir mengakibatkan sedikitnya 50 unit rumah warga terendam. Selain pihahnya, personel TNI, Polisi dan petugas lainya telah berada di lokasi membantu warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Dapur umum sudah didirikan, warga mengungsi ke rumah warga lainya yang tidak terkena banjir. Speed boat juga sudah ke lokasi banjir, guna membantu penyeberangan dan menggunakan truk mengevakuasi atau menyeberangkan warga yang melintas," lanjutnya.

Berdasarkan data BPBD Aceh Singkil, sebanyak 8 desa yang terdampak banjir di Kecamatan Simpang Kanan, masing-mading, di Desa Ujung Limus 63 KK atau 292 jiwa, Silatong 27 KK atau 130 Jiwa, Tanjung Mas 78 KK atau 412 jiwa, Cibubukan 134 KK atau 592 jiwa, Serasah 22 KK atau 83 jiwa, Lae Riman 30 KK atau 125 jiwa, Lipat Kajang 15 KK atau 70 jiwa dan Desa Kain Golong 9 KK atau 34 jiwa. 


(ALB)