Tujuh Warga Ditangkap saat Tebang Pohon tanpa Izin

Budi Warsito    •    Kamis, 20 Oct 2016 18:40 WIB
ilegal logging
Tujuh Warga Ditangkap saat Tebang Pohon tanpa Izin
Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba menunjukkan barang bukti kayu hasil ilegal logging, MTVN - Budi Warsito

Metrotvnews.com, Tapanuli Selatan: Tujuh warga Tapanuli Selatan (Tapsel)  diringkus personel Satreskrim Polres Tapsel, Sumatera Utara. Mereka tertangkap tangan saat tengah melakukan ilegal logging. 

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba mengatakan polisi menangkap mereka di kawasan Hutan Produksi di Desa Simatutung Kelurahan Raniate Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten
Tapsel (perbatasan Madina). Penangkapan dilakukan sepekan lalu.

Tujuh orang itu yaitu Hasanuddin Hutahuruk, 38;  Herman Zega, 52; Ali Duhu Zebua,42; Saroli Harahap,  38; Dedi Eriyanto Zega, 21; Hasanuddin Rangkuti, 46; dan Kobo Gulo, 27.

Jama mengatakan tersangka Hasnuddin Hutahuruk merupakan juragan kayu. Sedangkan empat lainnya bertugas sebagai operator chainsaw, asisten operator, dan kernet truk. 

"Sekitar pukul 16.00 WIB tim masuk ke dalam kawasan hutan produksi perbatasan Madina. Sekitar pukul 17.45 WIB, ditemukan dua orang yang sedang melakukan penebangan kayu dan dua orang yang sedang berada di gubuk tidak jauh dari tumpukan kayu di tempat kejadian pertama," ungkapnya. 

Ia melanjutkan, berhubung saat itu hujan turun dan situasi sudah mulai gelap, tim yang dipimpinnya membawa keempat orang yang diringkus ke sebuah warung yang berada di Jalan Lintas Pantai Barat. 

"Di warung tersebut turut diamankan tiga orang lainnya termasuk si juragan kayu," imbuhnya. 

Polisi mengumpulkan barang bukti berupa kayu, mesin chainsaw, dan truk. Jama mengatakan aktivitas penebangan pohon itu tak mengantongi izin. Sementara itu, para tersangka masih diproses di Mapolres Tapsel untuk pengembangan lebih lanjut.


(RRN)