Besok Mantan Gubernur Sumut Divonis

Farida Noris    •    Rabu, 23 Nov 2016 19:28 WIB
kasus korupsi
Besok Mantan Gubernur Sumut Divonis
Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Ant - M Syafii

Metrotvnews.com, Medan: Mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho, menjalani sidang terakhir kasus dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial (bansos) tahun 201-2013. Agenda sidang yaitu pembacaan vonis.

“Ya, besok (Kamis, 24/11/2016) pak Gatot akan divonis,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu), Ingan Malem Purba, Rabu (23/11/2016).

Pada 8 Agustus 2016, Gatot menjalani sidang perdana dalam kasus korupsi dana hibah dan bansos di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Kerugian negara akibat tindak pidana itu yaitu Rp4,034 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Dalam sidang yang diketuai oleh Majelis Hakim Djaniko Girsang tersebut, JPU telah menghadirkan 48 saksi dari unsur pejabat Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD), lembaga penerima dana serta 3 saksi ahli dari pihak JPU dan terdakwa.

Dalam dakwaan JPU yang dibacakan pada persidangan sebelumnya, mantan Gubernur Sumut ini didakwa telah menitipkan sejumlah nama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk diberikan kucuran dana hibah dan bansos dari tahun anggaran 2012-2013. Gatot juga diduga telah menginstruksikan bawahannya untuk meloloskan 14 LSM fiktif sehingga menerima dana hibah bansos.

Berdasarkan dakwaan tersebut, JPU menuntut agar terdakwa dijatuhi hukuman 8 (delapan) tahun penjara dan denda Rp. 250 juta subsider 6 (enam) bulan kurungan serta uang pengganti senilai Rp. 2,89 Miliar subsider 4 (empat) tahun kurungan.

JPU juga mendakwa Gatot telah melanggar perbuatan sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 51 ayat 1 KUHP.



(RRN)