Kantor Imigrasi Antisipasi Paham Radikal dari Imigran di Batam

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 12 Sep 2016 13:47 WIB
imigrasi
Kantor Imigrasi Antisipasi Paham Radikal dari Imigran di Batam
Suasana di depan Hotel Kolekta yang menampung imigran di Batam, MTVN - Anwar Sadat Guna

Metrotvnews.com, Batam: Kantor Imigrasi Batam, Kepulauan Riau, berkoordinasi dengan pemerintah soal warga imigran di kota tersebut. Koordinasi dilakukan untuk mengungkap sebelas warga imigran yang diduga menjadi gigolo di Batam.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi (Wasdakim) Batam Oki Drajad Rizky berkoordinasi dengan pemerintah soal masalah tersebut. Sehingga, dampak sosial tak muncul di Kota Batam.

"Contoh yang baru terungkap soal dugaan prostitusi yang melibatkan imigran. Bukan tak mungkin, mereka (imigran) melakukan tindakan kejahatan lain. Misalnya menyebarkan paham radikal. Apalagi, sebagian besar mereka (imigran) berasal dari beberapa negara di Timur Tengah," kata Oki.


(Hotel Kolekta yang menjadi tempat penampungan imigran di Batam, MTVN - Anwar Sadat Guna)

Oki menuturkan Batam menampung kurang lebih 400 orang. Sekitar 300 imigran ditampung di Hotel Kolekta. Sisanya bermukim di Taman Aspirasi di Batam Centre.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyambut baik permintaan Wasdakim itu. Lantaran itu, kata Nuryanto, DPRD akan mengundang pemerintah kota dan keimigrasian untuk membahas masalah tersebut.

"Masalah imigran ini harus segera kita sikapi. Pemerintah daerah harus tegas untuk menyetop imigran masuk ke Batam. Karena daerah ini bukan tempat untuk menampung para pencari suaka," ujarnya. 

Pada 8 September, polisi memeriksa 10 warga negara asing (WNA) di beberapa tempat kebugaran di Batam. Diduga, mereka berprofesi sebagai gigolo.

Baca: Sepuluh WNA Diduga Gigolo Dibekuk di Batam

Polisi juga mengamankan seorang warga Indonesia berinisial R, 35. R berlaku sebagai muncikari untuk mengelola kegiatan prositusi itu.

Para imigran itu ditampung di Hotel Kolekta Batam. Imigran yang ditampung di Kolekta itu berada dalam perhatian International Organization of Migrasi (IOM).

Baca: Polisi Tangkap Muncikari & Penikmat Imigran Gigolo di Batam

Mereka kini ditahan di Rumah Detensi Imigrasi di Kantor Imigrasi Batam Centre untuk penyelidikan lebih lanjut. Lihat video: 




(RRN)