Proyek Pipa Pertagas Disetop Pemprov Sumsel

Alwi Alim    •    Selasa, 03 Oct 2017 12:07 WIB
infrastruktur
Proyek Pipa Pertagas Disetop Pemprov Sumsel
Kabid Jalan PUBM TR Sumsel, Muchtar saat meninjau langsung lokasi penyetopan proyek pertagas di Jalan Noerdin Panji Palembang. Foto: MTVN/Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyetop proyek pemasangan pipa gas PT Pertagas. Proyek anak perusahaan PT Pertamina (persero) itu dinilai melanggar Peraturan Daerah yang ada.

Kepala Bidang Jalan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM) Pemprov Sumsel, Muchtar, menyebut proyek Pertagas ini melanggar aturan pembangunan di ruas manfaat jalan (Rumaja).

"Kami takutkan jika ini dilanjutkan maka akan berdampak pada kondisi jalan. Seperti turunnya jalan," katanya saat ditemui di lokasi proyek, Selasa 3 Oktober 2017.

Seharusnya, proyek galian dikoordinasikan terlebih dulu dengan Dinas PUBM. Namun, pihak Pertagas langsung menggali di sekitaran Rumaja tanpa ada komunikasi.

Di dalam Perda, rumaja yang tidak boleh dibangun maupun digali sekitar 11 meter sampai 25 meter dari jalan. Selain kekhawatiran jalan akan turun, galian juga akan mempersulit perluasan jalan nantinya.

Pemprov Sumsel telah meminta PT Pertagas menyetop galian. Namun, kontraktor tetap tidak mengindahkan. Dinas PUBM pun mengultimatum PT Pertagas dan PT Lengking Wahana Konsorsium, selau kontraktor yang mengerjakan proyek.

"Ini perintah Pemda. Jika tidak dipatuhi kami akan meminta Satpol PP untuk mengambil tindakan tegas terkait penyetopan ini," tegasnya


Papan pengumuman galian proyek. Foto: MTVN/Alwi Alim

Konsorsium membantah

Sementara itu, PT Lengking Wahana Konsorsium membantah jika penggalian itu tanpa izin. Dia menyebut proyek ini merupakan proyek nasional yang langsung diawasi Pemerintah Pusat. Proyek ini akan menyuplai gas ke PT Pupuk Sriwijaya.

"Kami mulai mengerjakannya itu pada bulan Agustus lalu dimana dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel dan pejabat lainnya," kata staf Humas PT Lengking Wahana Konsorsium, Hengki, saat ditemui di lokasi.

Pipa gas akan terbentang sejauh 127 Km. Proyek galian dan pemasangan pipa di Jalan Noerdin Panji yang didatangi oleh Pemprov Sumsel sendiri panjangnya sekitar 5,2 km.

Hengki mengklaim penggalian ini juga berdasarkan koordinasi dengan tim teknis. Semua prosedur sudah sesuai dengan aturan.

"Jadi jika kata PUBM ada Rumaja tentu kami sudah koordinasi dengan tim teknis,"  pungkasnya.

 


(SUR)