Pencarian Awak Kapal Tenggelam di Asahan Dilanjutkan

Farida Noris    •    Minggu, 06 Nov 2016 11:14 WIB
kapal tenggelam
Pencarian Awak Kapal Tenggelam di Asahan Dilanjutkan
Suasana di Perairan Asahan saat petugas mencari korban kapal tenggelam, MTVN - Farida Noris

Metrotvnews.com, Medan: Pencarian korban kapal nelayan tenggelam dilanjutkan di Selat Malaka, Asahan, Sumatera Utara, Minggu 6 November. Hingga berita ini dimuat, empat awak kapal masih hilang.

Pasops Lanal Tanjungbalai, Kapten Kresna, mengatakan kapal berlayar ke Selat Malaka pada Rabu 2 November untuk menangkap ikan. Nanang Hadian Rafi mengemudikan Kapal Motor (KM) Usaha Damai GT 11 Nomor 313 PPA itu.

Lalu Jumat 4 November, kondisi cuaca buruk. Kapal mengangkut 11 orang. Sembilan awak, satu nahkoda, dan seorang kepala kamar mesin kapal. Kapal tenggelam setelah nahkoda bermaksud kembali ke gudang di Pelabuhan Tanjungbalai.

Hujan deras disertai angin kencang dan ombak setinggi tiga meter menerjang kapal. Kapal tetap melanjutkan berlayar namun air laut memenuhi geladak.

Baca: Kapal Tenggelam di Perairan Bagan Asahan, 4 ABK Hilang


Pukul 22.30 WIB, kapal berada di lokasi 03.06'.00 Lintang Utara - 099.55'.00 Bujur Timur atau 6 Mil timur Perairan Bagan Asahan. Kapal kehilangan keseimbangan dan terbalik.

Para korban mencoba menyelamatkan diri. Namun ombak terlalu kencang. Empat awak terseret ombak dan hilang yaitu Latif, 60; Heru, 55; Budi, 33; dan Hasnan, 58,

Sedangkan tujuh lainnya tetap berpegangan pada kapal. Mereka yaitu Nanang Hardian Rafi, 40, nahkoda; Putra Pratama, kepala kamar mesin; dan lima awak: Agam, Edi, Dedek, Lukman, serta Sukri.

Lalu sebuah kapal nelayan yang melintasi perairan tersebut dan menolong tujuh korban. Mereka lalu dievakuasi ke Pelabuhan Tanjungbalai.

"Tim gabungan TNI AL, Airud dan Basarnas tengah melakukan proses pencarian korban terhadap empat orang ABK yang masih hilang. Kondisi cuaca di perairan masih ekstrem sehingga menyulitkan pencarian," terangnya.


(RRN)