Kapal Tenggelam di Perairan Bagan Asahan, 4 ABK Hilang

Farida Noris    •    Sabtu, 05 Nov 2016 16:58 WIB
kapal tenggelam
Kapal Tenggelam di Perairan Bagan Asahan, 4 ABK Hilang
?Kapal nelayan dan kapal dari aparat mencari korban yang hilang. Foto-foto: Lantamal Tanjungbalai

Metrotvnews.com, Tanjungbalai: Ombak tinggi disertai angin kencang yang melanda perairan Bagan Asahan, Sumatera Utara, menyebabkan satu unit kapal nelayan tenggelam. Akibatnya empat ABK hilang dari 11 orang yang ada di kapal.

Korban yang hilang antara lain Latif, 60, warga Gang Bambu Selat Lancang Kecamatan Datuk Bandar Timur; Heru, 55, warga Rubak Pulo Simardan; Budi, 33; dan Hasnan, 58, yang merupakan warga Gang SD Kelurahan Pasar Baru.

Sementara itu, tujuh korban selamat antara lain Nanang Hardian Rafi, 40, (nakhoda), Putra Pratama (KKM), dan lima ABK lainnya yakni Agam, Edi, Dedek, Lukman, dan Sukri.

Kejadian berawal ketika KM Usaha Damai GT 22 No 313 PPA berencana kembali ke Pelabuhan Tanjungbalai, Jumat 4 November 2016 sekira pukul 22.00 WIB. Akan tetapi, kondisi cuaca yang buruk dengan ombak yang tinggi disertai angin kencang membuat kapal yang dinahkodai Nanang Hadian Rafi itu hilang keseimbangan.


Nanang Hadian Rafi (kemeja merah), nahkoda kapal yang tenggelam

Kapal pukat apung yang mengangkut sepuluh orang penumpang tersebut lantas tenggelam tepat di posisi 03.06'.00 LU - 099.55'.00 BT 6 Mil Timur lampu putih ke II perairan Bagan Asahan. Para korban berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang. Tujuh orang lainnya termasuk nahkoda berhasil diselamatkan kapal nelayan lain yang melintas. Namun, empat ABK hilang. 

"Saat kejadian, cuaca buruk, kondisi ombak lebih dari dua meter. Tujuh orang korban berhasil diselamatkan pada dini hari. Mereka langsung dievakuasi untuk mendapat penanganan medis," kata Komandan Lanal (Danlanal) Tanjungbalai, Teguh Prasetya.

Menurut Teguh, tim gabungan TNI AL, Airud, dan Basarnas tengah mencari korban. Akan tetapi kondisi cuaca di perairan masih ekstrem sehingga menyulitkan pencarian.

"Cuaca masih belum bagus untuk tim SAR. Empat orang sampai saat ini dinyatakan hilang. Korban yang selamat juga masih di laut ikut mencari bersama petugas," kata dia.


(UWA)