Kabut Asap Kian Pekat, Sekolah di Aceh Barat Libur

Ferdian Ananda    •    Kamis, 27 Jul 2017 12:00 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Kabut Asap Kian Pekat, Sekolah di Aceh Barat Libur
Siswa di Meulaboh, Aceh Barat, mengenakan masker agar terhindar dari paparan kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan, MI - Ferdian

Metrotvnews.com, Meulaboh: Kabut asap di Kabupaten Aceh Barat kian pekat. Sejumlah sekolah pun meliburkan kegiatan belajar mengajar.

Aminullah, guru SDN 2 Aceh Barat, mengatakan kabut pekat terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Kondisi itu membahayakan kesehatan anak-anak.

"Kepekatannya melebihi batas normal. Sehingga sekolah mengambil kebijakan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar," kata Aminullah, Kamis 27 Juli 2017.

Ia mengaku melihat beberapa siswa mulai batuk akibat paparan asap. Sementara sekolah tak memiliki persiapan apapun untuk menanggulangi masalah tersebut.


(Pengendara menerobos kabut asap pekat yang melanda Aceh Barat, MI - Ferdian)

"Makanya, wali murid tadi menjemput karena mereka khawatir kesehatan anak-anaknya," ujar Aminullah.

Ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui sampai kapan sekolah akan diliburkan. Namun, jika kondisi asap seperti saat ini, dipastikan sekolah akan terus diliburkan.

"Sekolah sebenarnya memang untuk hari ini saja dihentikan belajar, apalagi belum ada instruksi apapun, apakah besok tetap sekolah normal seperti biasa atau libur. Kami juga tidak memaksa dan menyerahkan kepada wali murid," terangnya.

Meski demikian, pihaknya akan segera menyediakan peralatan untuk mengantisipasi resiko terpapar asap bagi 200 siswa di sekolah tersebut. Sehingga diharapkan, proses belajar berjalan normal.

"Sekurang-kurangnya kami minta bantuan masker untuk siswa, sehingga resiko mengalami sesak nafas dan dampak asap lainnya bisa diminimalisir," lanjutnya.

Sementara itu, jumlah korban terserang ISPA di Aceh Barat, terus bertambah karena mayarakat setempat terpaksa menghirup udara bercampur asap dan perih.

"Kebakaran hutan dan lahan, masih melanda Aceh Barat. Bahkan kondisi asap masih sangat pekat di wilayah Barat Selatan Aceh," pungkas Aminullah.
 


(RRN)