Peserta Kelas III BPJS Kesehatan Paling Banyak Menunggak di Sumsel

Alwi Alim    •    Rabu, 08 Nov 2017 00:42 WIB
bpjs kesehatan
Peserta Kelas III BPJS Kesehatan Paling Banyak Menunggak di Sumsel
Logo BPJS kesehatan, Ant

Metrotvnews.com, Palembang: Jumlah peserta BPJS Kesehatan di Sumatera Selatan terus meningkat. Namun pertambahan jumlah peserta tak berbanding lurus dengan kedisiplinan membayar iuran.

Kepala Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Utama Palembang, Chandra Budiman, menyebutkan jumlah peserta hingga November 2017 sebanyak 400.053 jiwa. Jumlah itu meningkat ketimbang tahun 2016 sebesar 346.340 jiwa, 285.275 peserta pada 2015, dan 186.811 jiwa di 2014.

"Dari total peserta, sebanyak 210.074 jiwa menunggak iuran hingga nilainya mencapai Rp65 miliar," kata Chandra melalui sambungan telepon dengan Metrotvnews.com, Selasa 7 November 2017.

Tunggakan terbesar terjadi pada peserta mandiri kelas III yaitu 46,36 persen atau 97.108 jiwa. Sebanyak 26,3 persen berasal dari peserta mandiri kelas II. Sementara penunggak iuran dari peserta mandiri kelas I mencapai 27,6 persen.

Baca: 9 Opsi Tekan Defisit BPJS Kesehatan

"Untuk rincian tunggakannya, kami tidak tahu pasti. Yang pasti kami berharap peserta BPJS segera membayarkan tunggakan demi kebaikan bersama," lanjut Chandra.

Adapun total jumlah peserta yang terdata di BPJS Kesehatan Cabang Palembang yaitu:
- Kota Palembang: 1.248.843 jiwa
- Ogan Ilir: 232.812 jiwa
- Ogan Komering Ilir: 340.162 jiwa
- Banyuasin: 438.739 jiwa
- Musi Banyuasin: 282.823 jiwa

Sejak April 2016, pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri. Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan Presiden RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 tentang Jaminan Kesehatan.

a. Iuran untuk peserta yang memanfaatkan layanan di ruang perawatan kelas III yaitu Rp30 ribu per orang per bulan

b. Iuran untuk peserta yang memanfaatkan layanan di ruang perawatan kelas II yaitu Rp51 ribu per orang per bulan

c. Iuran untuk peserta yang memanfaatkan layanan di ruang perawatan kelas I yaitu Rp80 ribu per orang per bulan

 


(RRN)