Alasan Kahiyang Diberi Marga Siregar

Farida Noris    •    Senin, 20 Nov 2017 16:23 WIB
jokowi mantu
Alasan Kahiyang Diberi Marga Siregar
Doli Sinomba Siregar selaku Paman Muhammad Bobby Afif Nasution

Medan: Pemberian marga (Mangalehan Marga) kepada Kahiyang Ayu akan dilangsungkan di kediaman Doli Siregar, Jalan Suka Tangkas Nomor 17, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor pada Selasa 21 November 2017. 

Doli Sinomba Siregar selaku Paman Muhammad Bobby Afif Nasution, mengungkapkan, Kahiyang akan diberi marga Siregar. Pemberian marga dilakukan pada Kahiyang karena Bobby mempersunting gadis di luar etnis Mandailing. 

"Karena Kahiyang bersuku Jawa, tentunya kita bertanggung jawab memberikan marga. Maka agar bisa digelar pesta adat, Kahiyang harus diberi marga," kata Doli, Senin 20 November 2017.

Baca: Doli Sinomba Siregar selaku Paman Muhammad Bobby Afif Nasution

Dia menyebutkan, Kahiyang Ayu adalah putri Solo yang tentu tidak punya marga, karena pada etnik Jawa tidak dikenal adanya marga. Pada adat Mandailing apabila seorang mempelai wanita belum punya marga, maka salah satu acara penting ialah pemberian marga kepada mempelai wanita. 

"Kahiyang Ayu diberi marga karena sudah diatur dalam kebiasaan adat Mandailing. Jika seorang pria mandailing menikahi wanita di luar etnis Mandailing maka harus disematkan marga ibu kandung pria tersebut," ungkapnya.

Doli Sinomba Siregar merupakan saudara kandung dari Ade Hanifah Siregar, yang merupakan ibu dari Bobby Nasution. Dalam adat Mandailing, Bobby memanggil Doli dengan sebutan Tulang (paman). 

"Kebetulan saya tulangnya. Makanya saya bertanggung jawab memberikan marga untuk mempelai wanita. Inti acara pada kegiatan ini ialah keluarga Bobby memohon kepada keluarga pihak Ibu Bobby (bermarga Siregar) agar berkenan memberi marga Siregar kepada Kahiyang Ayu," urai Doli. 

Dia menyebutkan acara rencananya akan dihadiri para pengetua adat dan raja raja Mandailing dari keluarga Nasution dan Siregar. Dengan kata lain, pemberian marga ini agar jelas kedudukan Kahiyang dalam lembaga adat Dalian Na Tolu dan martutur.

"Kami si pemberi marga, melibatkan raja raja di kampung kami padang lawas. Di situ terhimpun marga Hasibuan, Harahap, siregar kami undang kemari. Sedangkan Pihak Nasution, pasri didampingi oleh ibunya, kahanggi kahanggi nya, dan raja raja mandailing," ungkap Doli. 

Sebelumnya, Bobby-Kahiyang yang tiba di Medan pada Minggu (19/11/2017) malam. Mereka langsung mengikuti adat haroan boru atau penyambutan di kediaman Bobby. 





(ALB)