Polisi Sita 1,3 Ton Bawang Selundupan dari Malaysia

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 02 Sep 2018 17:17 WIB
barang ilegal
Polisi Sita 1,3 Ton Bawang Selundupan dari Malaysia
Ilustrasi bawang merah. MI/Panca Syurkani

Pekanbaru: Polisi menggagalkan upaya penyelundupan 150 karung bawang merah asal Malaysia, di depan SPBU Mundam, Jalan Arifin Ahmad, Kota Dumai, Provinsi Riau, Sabtu, 1 September 2018 sekitar pukul 22.00 WIB. Dua pelaku ditangkap dalam kasus tersebut.

Pengungkapan kasus ini berawal saat polisi yang melakukan patroli mendapati sebuah mobil Grand Max dengan gerak-gerik mencurigakan di depan SPBU Mundam, Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Provinsi Riau.

"Tim patroli yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Dumai AKP Maryanta memeriksa mobil tersebut. Mobil itu berisikan bawang merah dan tanpa dilengkapi dokumen yang sah," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Minggu, 2 September 2018.  

Mobil beserta muatan diamankan ke Polres Dumai. Berdasarkan hasil interogasi, barang tersebut dibawa dari Sepahat, Kabupaten Bengkalis, dengan tujuan Dumai untuk dipasarkan.

"Jumlah seluruh barang muatan berupa bawang merah yakni 150 karung. Bawang merah tersebut bermerek Onion. Satu karung bawang merah seberat sembilan kilogram (kg), diduga barang tersebut dari Malaysia," ujarnya.

Dua pelaku ditangkap dalam kasus tersebut, yakni sopir berinisial SR, 57, warga Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dan kernet berinisial DD, 22, warga Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

"Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mencari pemilik barang. Polisi sudah mengantongi identitasnya, yakni saudara RZ," ungkap Sunarto.

Mereka dijerat pasal 31 Jo pasal 5,6,9 Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 1992 dengan ancaman 3 tahun penjara, dan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta pasal 135 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun.


(SUR)