Bus Masuk Jurang di Tobasa

Farida Noris    •    Minggu, 19 Aug 2018 18:35 WIB
kecelakaan bus
Bus Masuk Jurang di Tobasa
Proses evakuasi setelah bus terperosok ke jurang sedalam 70 meter

Medan: Sebuah bus milik PT Sentosa, terperosok ke jurang sedalam 70 meter di Desa Lumban Rau Tengah di antara Kecamatan Habinsaran dan Kecamatan Nassau km 24-25, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Akibatnya seorang penumpang dan pengemudi bus meninggal, serta 13 orang lainnya luka-luka.

"Seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat," kata Pelaksana Harian Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) AKBP MP Nainggolan, Minggu, 19 Agustus 2018.

Nainggolan menjelaskan peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu, 18 Agustus 2018. Ketika berada di tikungan, bus yang belum diketahui nomor platnya tersebut berjalan terlalu ke kiri dengan kecepatan tinggi meski di jalan yang menikung. Sehingga selanjutnya bus terjatuh ke dalam jurang. 

"Jadi saat itu, kondisi jalan dalam posisi turunan serta banyak tikungan tajam. Namun di lokasi tidak ditemukan rambu atau gadrel pengaman untuk jurang. Untuk sementara kendaraan masih berada di dalam jurang dan sedang dilakukan evakuasi," ungkapnya.

Dari data tang diperoleh, para korban meninggal dunia tersebut, masing-masing bernama Rita Sitorus , 50, warga Helvetia Medan dan pengemudi Monang Sitorus, 37, juga warga Helvetia Medan. Sedangkan korban luka berat, diketahui bernama Widia Sitorus, 20, warga Helvetia Medan dan Rianto Sitorus, 43 juga warga Helvetia Medan.

Untuk luka ringan, MP Nainggolan menyampaikan, masing-masing korbannya adalah Jeli Susanti, 27, warga Helvetia Medan; Welli Sitorus, 28, warga Helvetia Medan; Tioman Sipahutar, 43 warga Helvetia Medan; Adi Saputra, 37 warga Helvetia Medan; Marlita Sari, 22 warga Helvetia Medan; Tiabun Pasaribu, 47 warga Helvetia Medan; Deliana Juwita Sipahutar, 50 warga Helvetia Medan; Ayu sitorus, 21 warga Helvetia Medan; Tiominar Sitompul, 49 warga Helvetia Medan' Jony Ujung, 47 warga Helvetia Medan; serta Jordan Ujung, 11 yang juga warga Helvetia Medan.

"Kejadian ini ditangani oleh Polres Tobasa/Polsek Habinsaran dengan No LP: 0209/ /VIII/2018/Lantas. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp30 juta," urainya.


(ALB)