Palembang Diklaim Paling Strategis Jadi Ibu Kota Negara

Alwi Alim    •    Selasa, 11 Jul 2017 15:09 WIB
pemindahan ibukota
Palembang Diklaim Paling Strategis Jadi Ibu Kota Negara
Jembatan Ampera di Palembang, Sumatera Selatan -- MI/Dwi Apriani

Metrotvnews.com, Palembang: Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Jawa disambut baik Wali Kota Palembang Harnojoyo. Ia mengklaim, Palembang paling strategis menjadi ibu kota negara dibandingkan daerah lainnya.

"Saya sangat setuju kalau Palembang jadi ibu kota negara, karena memang lebih strategis," kata Harnojoyo di Kantor Wali Kota Palembang,  Selasa 11 Juli 2017.

(Baca: Pemindahan Ibu Kota Mustahil Dilakukan Tanpa APBN)

Menurut Harnojoyo, infrastruktur Palembang saat ini sudah baik. Kondisi di Sumatera Selatan juga baik, terbukti dari data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa tingkat pengangguran terus menurun.

"Pada Agustus 2016, pengangguran di Sumsel 6,1 persen dari jumlah penduduk sekitar 7 juta jiwa. SEdangkan, pada April 2017 pengangguran menjadi 3,9 persen. Begitu juga tingkat kejahatan, terus menurun," jelas Harnojoyo.

(Baca: Pemindahan Ibu Kota Harus Dilandasi Kesepakatan Nasional)

Saat ini, lanjut Harnojoyo, Pemkot Palembang tengah berupaya memberantas wilayah kumuh dan meningkatkan pelayanan air bersih. Selain itu, beberapa infrastruktur juga tengah dibangun untuk pencegahan banjir.

"Sekarang lagi dibangun bendungan di Sungai Bendung untuk mengatasi permasalahn banjir di Palembang," ujarnya.

Harnojoyo mengatakan, Palembang paling pantas jadi ibu kota negara karena aman dan nyaman. Palembang juga memiliki Jembatan Ampera yang bisa dijadikan ikon.

 


(NIN)